Home / Nasional

Jumat, 3 Mei 2024 - 10:41 WIB

Merefleksikan Ajaran Tamansiswa dalam Profesi Akuntan: Menggali Makna Lawan Sastra Ngesti Mulya dalam Momentum Hari Pendidikan Nasional 2024

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2024
pemerintah mengangkat tema yaitu “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Dalam
momentum ini, seluruh civitas akademika dapat merefleksikan Hari Pendidikan Nasional
dalam mengingat perjuangan dari Bapak Pendidikan Nasional Indonesia yaitu Ki Hajar
Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan di negeri ini dan mencerdaskan bangsa sesuai
yang tertuang dalam UUD Tahun 1945 Alinea Keempat. Dalam memperjuangan pendidikan
negeri ini, Ki Hajar Dewantara mengajarkan banyak sekali ajaran-ajarannya hingga mendirikan
perguruan yang disebut dengan perguruan Tamansiswa. Salah satu ajaran dari seorang Ki Hajar
Dewantara adalah “Lawan Sastra, Ngesti Mulya” yang memiliki arti bahwa dengan ilmu kita
akan mencapai kemulian. Sebagai insan civitas akademisi Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang merupakan bagian dari Perguruan Tamansiswa
harus terus mengamalkan ajaran-ajaran beliau dalam kehidupan sehari-sehari terlebih berkaitan
dengan profesi akuntan yang tidak bisa terlepas dari ajaran-ajaran Ki Hajar Dewantara agar
tetap memiliki dasar dan pemikiran yang mencirikan seorang akademisi.

Minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti ujian sertifikasi akuntan publik di latar
belakangi oleh berbagai macam pertimbangan untuk mengikutinya seperti motivasi ekonomi,
personalitas, hambatan ujian, motivasi sosial dan motivasi kualitas (Prabowo, 2020). Hal
tersebut mengingat bahwa sertifikasi akuntan publik memiliki arti penting untuk menentukan
apakah seseorang berkompeten dalam hal akuntansi atau tidak, sehingga memiliki latar
belakang tersebut bisa mempengaruhi seseorang untuk mengambil keputusan untuk mengikuti
ujian sertifikasi profesi. Sertifikasi profesi ini sangatlah penting bagi karir seorang mahasiswa,
karens sebagai mahasiswa Akuntansi Program S1 tingkat akhir tentunya mahasiswa sudah
memikirkan dan menyiapkan karir apa yang nantinya akan ditempuh, karena hal ini menjadi
sangat penting agar mahasiswa tidak salah dalam memilih karir (Cahya & Erawati, 2021).

Baca Juga  Ramadan Barokah, Polri Tingkatkan Silaturahmi dengan Tokoh Agama di Palmerah Jakarta Barat

Minat berkarir mahasiswa tidak hanya terpaku ke dalam profesi akuntan publik, namun
ada banyak sertifikasi profesi yang bisa menjadi tujuan dari para mahasiswa dalam membangun karir dengan baik. Peluang berkarir di bidang perpajakan saat ini sangat besar bagi lulusan
mahasiswa akutansi karena karir ini kurang di minati, disisi lain juga karir di bidang pajak ini
sangat diperlukan (Aji et al., 2022). Berkarir di bidang perpajakan memiliki prospek yang
sangat baik bagi mahasiswa untuk berkarir di bidang perpajakan mengingat populasi petugas
pajak yang jarang di Indonesia (Wardani & Devi, 2023). Oleh karena itu, sertifikasi profesi di
bidang perpajakan memiliki arti penting bagi para mahasiswa karena dalam bidang ini
mempunyai beberapa profesi yang berhubungan dengan disiplin ilmu perpajakan yaitu pegawai
Direktorat Jenderal Pajak, Konsultan Pajak, dan Tax Spesialist. Sertifikasi profesi di bidang
perpajakan, mahasiswa dituntut untuk memiliki motivasi yang tinggi dalam persiapan untuk
menghadapi berbagai ujian. Selain itu, untuk mengikuti sertifikasi ini juga diperlukan
dukungan atau pengaruh dari orang tua dapat mempengaruhi minat untuk mengejar karir di
bidang perpajakan (Helmina Chaerunisak et al., 2024)

Baca Juga  Motor Disita Saat Penggerebakan Belum Ada Kejelasan

Melihat dari pentingnya sertifikasi profesi bagi lulusan akuntansi, mahasiswa dapat
menginternalisasi ajaran Tamansiswa “Lawan Sastra Ngesti Mulya” yang bermakna bahwa
dengan kompetensi yang dimiliki, lulusan prodi akuntansi mendapatkan pengakuan
kompetensi di dunia kerja serta mampu memberikan berkontribusi pada masyarakat. Motivasi
yang tinggi serta berbagai faktor yang menjadi pendorong bagi para mahasiswa untuk
mengikuti sertifikasi profesi yang diminati menjadi bagian awal untuk bisa mencapai karir
yang dituju. Ilmu pengetahuan (sastra) yang tinggi akan memudahkan para mahasiswa atau
civitas akademisi untuk bisa meraih profesi-profesi yang akan membuat kompetensi yang
dimiliki semakin meningkat. Sehingga jika semuanya sudah tercapai maka “Lawan Sastra
Ngesti Mulya” akan tercapai juga dan pepatah jawa yang mengatakan bahwa “Sastra Harjendra
Yuningrat Pangruwating Byu/Hyu” atau dalam arti ilmu yang luhur dan mulia akan
menyelamatkan dunia serta melenyapkan kebiadaban.

*Penulis : Sri Ayem, S.E., M.Sc., Ak., CA., ACPA, Umi Wahidah, S.E., M.Ak., AWP, Agaphe Christian Abinowo, Sandra Kornelis, Anida Tohir, dan Veronika Pude lengari*

*Program Studi Akuntansi*
*Fakultas Ekonomi*
*Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa*

Baca Juga  Implementasi Ajaran Niteni-Nirokake-Nambahi dalam Kegiatan Campus Visit to Company

*DAFTAR PUSTAKA*
Cahya, Y. A., & Erawati, T. (2021). Pengaruh motivasi ekonomi, gender, persepsi dan
lingkungan keluarga terhadap minat mahasiswa berkarir menjadi akuntan publik (studi
empiris pada mahasiswa akuntansi universitas sarjanawiyata tamansiswa
yogyakarta). Buletin Ekonomi: Manajemen, Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, 18(2),
239-250.
Prabowo, A. A. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Akuntansi FE UST
Mengikuti Ujian Sertifikasi Akuntan Publik (USAP). Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi Widya Wiwaha, 28(2), 160-175.
Aji, A. W., Ayem, S., & Ratrisna, Y. R. C. T. (2022). Pengaruh Persepsi Karir, Pertimbangan
Pasar Kerja, Dan Penghargaan Finansial Terhadap Minat Berkarir Di Bidang Perpajakan
(Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas
Sarjanawiyata Tamansiswa). Akurat| Jurnal Ilmiah Akuntansi FE Unibba, 13(1), 89-97.
Chaerunisak, U. H., Prastyatini, S. L. Y., Listyawati, R., Wafiroh, R. A., & Mujiyanti, S. (2024,
January). The role of self-efficacy and parental influence in the interest of a career in
accounting students in the field of taxation. In Proceeding International Conference on
Accounting and Finance (pp. 805-813).
Wardani, D. K., & Devi, S. (2023). Penerapan Ajaran Tri Nga dan Pertimbangan Pasar Kerja
pada Minat Berkarir di Bidang Perpajakan. Ekonomis: Journal of Economics and
Business, 7(1), 354-360.

Share :

Baca Juga

Nasional

Perindo Bengkulu Ultimatum Pengirim Postingan Grup Diduga Ujaran Kebencian

DPD RI

Waket DPD RI: Hargai Konstitusi dan Kedaulatan Rakyat, Soal Masa Jabatan Presiden

Nasional

Kadis Kominfo dan Kepala Bapenda Beri Penjelasan Pengelolaan Parkir Zona 6

Nasional

Ini Strategi Jakarta Hadapi KTT ASEAN Ke-43 dan Imbau Karyawan WFH
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Lahan Lereng Gunung Merbabu

Nasional

Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Lahan Lereng Gunung Merbabu

DPD RI

Waket DPD RI Apresiasi Gagasan RUU Perubahan Iklim Menjadi Rekomendasi Muktamar ke-34 NU

Nasional

Percepat Laju Pertumbuhan Ekonomi, 15 Proyek Kegiatan Tahun 2023 Diakomodir

Nasional

Satgas Yonif RK 115/ML Lakasanakan Pembinaan Terhadap Generasi Papua Lewat Olahraga Voli