Home / Nasional

Selasa, 4 Mei 2021 - 13:45 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Sekjen Kemenkumham Imbau ASN Tidak Mudik

Jakarta ri-media.id – Pemerintah telah menerapkan larangan mudik pada Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah yang efektif berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Langkah tersebut diambil untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi.

Terlebih penambahan kasus positif Covid-19 di tanah air cenderung meningkat pasca libur panjang. Berkaca dari tahun 2020 tren angka kasus baru virus corona meningkat lebih besar. 

Sekretaris Jenderal Kemenkumham Andap Budhi Revianto mengatakan, larangan mudik tersebut berlaku bagi semua elemen masyarakat tak terkecuali bagi aparatur sipil negara (ASN) di setiap lingkungan tugasnya.

Baca Juga  Dinkes Kota Bengkulu Mencatat Ada 90 Kasus Stunting Pada Anak

“Demi kesehatan kita bersama dan juga mencegah meluasnya penyebaran virus corona, Lebaran 2021 kali ini, bagi ASN di lingkungan Kemenkumham RI dilarang mudik,” kata Andap Budhi Revianto dalam keterangannya, Selasa (4/5/21).

Pihaknya memberikan imbauan kepada para ASN di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM agar merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 di rumah saja, dengan memanfaatkan melalui teknologi virtual online.

Baca Juga  Peringatan Dini Cuaca Bengkulu

“Di hari kemenangan yang fitri ini, mari kita komunikasi dan sambung Silaturahim melalui online atau daring saja,” pesan Andap.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 resmi menambah waktu larangan mudik pada 22 April – 24 Mei 2021. Hal tersebut sesuai dengan Addendum surat edaran perihal pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang dirilis pada, Rabu 21 April 2021.

Bila dikalkulasi, maka durasi waktu larangan mudik Lebaran dilakukan pemerintah selama 33 hari. Adapun penambahan waktu larangan mudik ini berlangsung dari H-14 hari jelang peniadan mudik (22 April – 5 Mei) dan H+7 hari setelah peniadaan mudik (7 – 24 Mei).

Baca Juga  Wakil Presiden Ma’ruf Amin Meminta Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah Berbasis Fintech

Dalam surat edaran yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menjelaskan penambahan larangan mudik dilakukan, karena banyak masyarakat yang hendak melakukan mudik dalam rentang waktu H-7 dan H+7 pemberlakuan Peraturan Peniadaan Mudik Idul Fitri. (***)

Share :

Baca Juga

Nasional

Hari ini, Vaksinasi untuk Pelajar Dimulai

DPD RI

Usulan Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI, Waket DPD RI: Sangat Tepat

Nasional

Ketua PK KNPI Oki Purnawan Serahkan SK Pengurus Kareteker ke Camat Selebar

DPD RI

Kabar Baik, Guru Honorer Usia 40 Tahun ke Atas Direkomendasikan Diangkat PNS Tanpa Tes

Nasional

Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkot Imbau Warga Taat Prokes

Nasional

Lomba Mural yang di Gelar Korlantas Polri, Dalam Rangka HUT ke-68

Nasional

Usai Rakerwil AMAN Bengkulu Gelar Seminar Dan Dialog Reforma Agraria

Nasional

KNPI Kota Apresiasi Asosiasi Seniman Bengkulu