Home / Nasional

Selasa, 22 Juni 2021 - 09:34 WIB

Covid Melonjak, Munas Kadin Bisa Ditunda

Jakarta ri-media.id – Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia di Kendari, 30 Juni, bisa saja ditunda, bila memang pandemi Covid-19 terus melonjak. Penundaan itu, menunggu arahan dari pemerintah. Hal itu dikatakan oleh ketua pelaksana Munas Adisatrya Sulisto.

“Pak Rosan (Rosan Roslani, Ketua Umum Kadin Indonesia) dan panitia terus berkomunikasi dengan Pemerintah, karena munas akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bila arahan Pemerintah ditunda, tentu akan kami tunda,” kata Adisatrya.

Sementara itu Ketua Kadin Kepulauan Riau, Akhmad Ma’ruf Maulana, sudah menyurati Presiden Jokowi, memohon agar Munas Kadin ditunda, dengan alasan covid semakin meningkat, dan bisa mengancam keselamatan peserta munas.

Permohonan agar Munas Kadin ditunda oleh Pemerintah cq Panitia Pelaksana, juga didukung sejumlah Kadinda lainnya, seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, , Jawa Barat, Jawa Tengah, Gorontalo, Sumatera Utara, Lampung, Yogyakarta dan Papua Barat.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Apresiasi Aspirasi Media Terkait Pergub No. 31 Tahun 2021

Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto, mengingatkan, menggelar Munas Kadin saat ini, membahayakan jiwa peserta munas, dan juga masyarakat Kendari. “Kadin mesti mematuhi himbauan Presiden Jokowi, jangan membuat kerumunan,” tambah Immanuel Yenu, Ketua Kadin Papua Barat.

Penyebaran covid memang semakin mengkhawatirkan, di hari Minggu (20/6) kemarin, tercatat kasus positif nasional mencapai 13.737 orang per hari, yang merupakan angka tertinggi selama empat bulan terakhir. Presiden Joko Widodo pun kembali menghimbau agar masyarakat mematuhi prokes, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Di saat kasus positif covid semakin meningkat, kita harus terus berikhtiar, untuk menahan laju penyebaran virus ini. Dengan vaksin diharapkan masyarakat akan memperkuat upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi nasional sehingga kekebalan komunal bisa segera tercapai. Di saat yang sama, masyarakat diharapkan tetap menaati protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” kata Jokowi di akun instagramnya, Minggu (20/6).

Baca Juga  Menjaga Momentum Pertumbuhan Tetap Positif

Seiring dengan himbauan Presiden itu, instansi pemerintah maupun swasta, mulai Senin ini kembali menerapkan aturan Work From Home (WFH). Kementerian Badan Unsaha Milik Negera (BUMN) yang dipimpin Erick Thohir menerbitkan kebijakan WFH, 17 s/d 25 Juni. Juga melarang perjalanan dinas, dan rapat tatap muka secara langsung. Kebijakan serupa juga berlaku di Kementrian Ekonomi dan Kreatif, di bawah Sandiaga Uno.

Ali Mochtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), mengatakan, Presiden Jokowi sangat peduli akan Covid. ” Beliau sampai kurang tidur lantaran Covid. Kondisi saat ini terjadi karena imbauan pemerintah dan protokol kesehatan diabaikan. Coba kalau aturan diikuti, tidak akan terjadi seperti sekarang ini,” kata Ngabalin.

Baca Juga  Berharap Anak Papua Diberi Kepercayaan, Tokoh Papua Curhat ke Ketua DPD RI

Sementara itu Relawan Lapor Covid-19, meminta sudah waktunya Presiden Jokowi, untuk menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Permintaan itu didasari oleh petisi yang ditanda tangani 1.150 relawan melalui online. Petisi itu juga meminta Pemerintah memperbaiki penanganan darurat terpadu, untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif covid.

“Setiap acara yang berpotensi membuat kerumunan sebaiknya ditunda dulu,” kata Wiku Adisasmito, juru bicara Satgas Covid-19, ketika ditanya tentang akan terus berlangsungnya Munas VIIi Kadin di Kendari. (***)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mendaftar Bacalon Ketua DKP PWI Bengkulu, Zacky Antoni Dukung Proses Regenerasi

Nasional

Kunjungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Anugerah Desa Wisata Indonesia Desa Batu Ampar, Kepahiang, Bengkulu

Nasional

Wagub Bengkulu Pimpin Apel Hari Peduli Sampah Nasional 2022

Nasional

Aksi Penolakan Tambang Pasir Besi di Kantor Gubernur Bengkulu

DPD RI

Ketua DPD RI Dukung Inovasi Kurikulum Sekolah Persiapkan Basis Ekonomi Siswa

DPD RI

Masalah Limbah Masker, Ketua DPD RI Dorong Inovasi Ramah Lingkungan

Nasional

Idulfitri 1 Syawal 1443 Hijriyah, Rohidin Mersyah: Jaga Selalu Nilai – Nilai Ramadhan

Nasional

Munas Virtual, Sekretaris Ormas Oi Bengkulu Sayangkan Mundurnya Pendiri Ormas Oi