Home / Nasional

Kamis, 25 November 2021 - 15:07 WIB

Diduga Tak Kunjung Ganti Rugi Lahan, Akses Utama PT Agro Muko Air Buluh Estate Diblokir Warga

Mukomuko – Diduga belum ada ganti rugi dari pihak perusahaan sejak lahannya dibuka pada 2003 silam, jalan utama PT Agro Muko Air Buluh Estate di Desa Air Buluh Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu akhirnya diblokir warga. Pemilik lahan, Hajiral Mendra yang merasa sudah dirugikan, memutuskan untuk memasang portal karena menurutnya sampai saat ini belum ada itikad baik dari pihak perusahaan.

“Kemarin (24/11), saya pasang spanduk pemberitahuan jika lahan ini belum diganti rugi. Dengan tujuan ada tanggapan dari pihak perusahaan untuk menyelesaikannya. Sudah saya tunggu-tunggu, tapi tidak ada (Penyelesaian, red),” kata Hajiral.

Baca Juga  Ustadz Mahbub Maafi Menjawab : Qadha Puasa Bagi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Lebih lanjut ia mengungkapkan, jika pihak perusahaan tetap tidak ada penyelesaian mengenai ganti tuntutan ganti rugi lahan miliknya yang selama ini dijadikan sebagai jalan utama PT Agro Muko Air Buluh Estate akan dirinya tanami kelapa sawit jika nantinya.

“Ya kalau tidak ada juga, setelah ini (Pemortalan, red) saya akan berangsur menanam jalan tersebut dengan kepala sawit. Apalagi sekarang TBS (Tandan Buah Segar) sawit harganya mahal sudah di atas Rp 2.500 per kilo. Dari pada lahan dipakai perusahaan, tetapi saya tidak dapat apa-apa dan beberapa tahun ke depan saya bisa ada pemasukan,” jelasnya.

Baca Juga  DPD RI Apresiasi MK Buka Peluang Presidential Threshold Jadi 0 Persen

Dirinya menambahkan, jika awalnya sama sekali tidak ingin melakukan pemortalan. Namun upaya seperti mendatangi perusahaan menanyakan persoalan tersebut, tidak pernah ditanggapi hingga akhirnya membuat dirinya berubah pikiran.

“Saya datang secara baik-baik mempertanyakan hal ini tapi tidak ada tanggapan dan kejelasan. Saya tidak butuh janji, saya butuh realisasi niat baik dari pihak perusahaan. Kalau sekarang sudah saya portal, ya memangnya kenapa? ini memang lahan milik saya bukan milik perusahaan. Selama ini perusahaan numpang lahan saya, tapi saya dapat apa?,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Rohidin Pimpin Rapat Lanjutan Forkopimda Bahas Langkah Percepatan Program PEN

Sejauh ini PT Agro Muko Air Buluh Estate saat dikonfirmasi melalui manager Aan melalui saluran telepon membenarkan adanya penutupan jalan oleh warga. Dikatakan Aan, persoalan ini sudah ia laporkan ke Regional Manage Office untuk menyelesaikannya.

“Untuk sementara kita tidak melewati jalan itu. Kalau soal ganti rugi, itu informasinya sudah semua pak. Sudah saya laporkan (Penutupan jalan, red) ke Regional Manage Office,” singkat Aan. (***)

Share :

Baca Juga

Nasional

BMKG Melaksanakan Pengamatan Hilal Penentuan Awal Ramadhan 1443 H (2022 M)

Nasional

IPDN di Pagar Alam, Wagub Sumsel : 2022 Diharapkan Mulai Pembangunan

Nasional

Ustadz Mahbub Maafi Menjawab : Qadha Puasa Bagi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Nasional

Penemuan Mayat IRT di Sosokan Baru, Leher Nyaris Putus Diduga Digorok

Nasional

Kunjungi Pasar Tradisional, SBN Memastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok dan Dukungan Infrastruktur

DPD RI

Pimpinan DPD RI Apresiasi Penetapan 10 Tersangka Baru Kasus ASABRI

DPD RI

Berstatus Presidensi G20, Sultan Yakin RI Mampu Jadi Penengah Konflik Rusia -Ukraina

Nasional

HKTI Provinsi Bengkulu Matangkan Persiapan Pelantikan HKTI Kota, Ketua KNPI Kota Menjadi Calon Ketua