Home / Nasional

Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:53 WIB

Dinilai Hanya Keruk Keuntungan Pribadi, KNPI Minta Pemerintah Naikkan Pajak Indomaret

Bengkulu ri-media.id – Keberadaan Gerai Minimarket Indomaret yang menjamur di Kota Bengkulu disorot DPD KNPI Kota Bengkulu. Menurut Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu Supratman S. Sos, M.Si keberadaan Indomaret di Kota Bengkulu dinilai lebih pada kepentingan perusahaan dan mengeruk keuntungan pribadi dibandingkan memberi manfaat kontribusi bagi daerah.

“Kalau kita lihat gerai Indomaret di Kota Bengkulu sangat banyak. Bahkan hampir di setiap kelurahan, bahkan ada satu kelurahan yang terdapat dua gerai Indomaret. Sementara yang kita lihat kontribusi atas keberadaan Indomaret ini untuk daerah tidak ada,” ungkap Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu yang akrab disapa Iwan tersebut.

Kemudian saat berbelanja di Indomaret sendiri. Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu itu juga melihat bahwa masyarakat ketika berbelanja setiap kantong plastik yang diberikan juga masuk dalam struk pembayaran, yang artinya satu kantong plastik juga bernilai rupiah.

Baca Juga  Ketua DPD RI Apresiasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Jatim saat Pandemi

“Artinya Indomaret ini berjualan, tanpa disadari masyarakat satu kantong plastik saja berbayar. Sementara ketika warga berbelanja di warung tradisional, ataupun berbelanja di pasar. Para pedagang menggratiskan kantong plastik itu. Yang jadi pertanyaan saya. Dengan cara-cara berjualan demikian. Apa kontribusi yang diberikan oleh Indomaret untuk daerah? Kemana dana CSR Indomaret itu perginya? Kami dari KNPI mempertanyakan hal itu,” ungkap Iwan.

Untuk transparansi atau keterbukaan penyaluran CSR Indomaret, menurut Iwan, KNPI Kota siap membantu menyalurkannya di Kota Bengkulu sesuai peruntukannya agar publik tahu kemana dan siapa saja penerima CSR Indomaret yang kalau ia taksir, banyak dalam satu hari dari puluhan Gerai Indomaret yang ada di Kota Bengkulu ini.

Baca Juga  Wawako Buka Bimtek Bagi Imam dan Khotib

“Kalau satu gerai mendapatkan pemasukan Rp 15 juta sehari kita kalikan 60 gerai toko Indomaret yang ada nilai pemasukan uang Indomaret ini mencapai Rp 900 juta. Hampir satu milyar perhari. Kita kalikan satu bulan artinya Indomaret bisa mendapatkan pemasukan dari jual beli yang mereka lakukan mencapai Rp 27 Milyar, setahun bisa menghasilkan Rp 300 Milyar. Lantas berapa CSR yang mereka bagikan? Berapa pajak masuk ke daerah kita?? Tentu ini menjadi pertanyaan besar bagi kami pemuda di Kota Bengkulu,” tanya Iwan.

Selain itu, dengan keberadaan gerai-gerai Indomaret yang menjamur dan tumbuh produktif di Kota Bengkulu saat ini. KNPI, lanjut Iwan meminta sebaiknya Indomaret lebih memprioritaskan pekerja yang berasal dari pemuda Kota Bengkulu.

Baca Juga  Hindari Kemungkinan Buruk Akibat Angin Kencang, Pemkot Akan Pangkas Pohon Berisiko Membahayakan

“Nanti kami akan menyampaikan hal ini ke DPRD Kota Bengkulu. Dan kami minta agar Indomaret bisa dikenakan pajak bila perlu di atas 20 persen atas keuntungan yang mereka dapatkan. Kemudian kami minta ada data tenaga kerja atau karyawan Indomaret ini, yang kami ingin tahu berapa sih tenaga kerja lokal putra daerah asli Kota Bengkulu yang mereka pekerjakan? Jangan sampai Indomaret menjamur, mereka semakin besar, tapi pemuda daerah kita banyak yang tidak diakomodir bekerja di sana,” pungkas Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu tersebut. (**)

Share :

Baca Juga

DPD RI

Atasi Kelangkaan BBM, DPD RI Pertemukan Pemprov Bengkulu- Kementerian ESDM

Nasional

Sempat Viral, SBN Kunjungi Nenek Tunanetra Sebatang Kara yang Tidur Bersama Ayam

DPD RI

Diundang Loughborough University, Waket DPD RI Jelaskan Relasi Islam dan Demokrasi Indonesia

DPD RI

Sultan B Najamudin: Persoalan Guru Non Sertifikasi Sudah Mendesak

Nasional

Kota Padang Bangun Sumur Wakaf di Palestina

Nasional

Sejumlah Kadinda Kecewa, Panitia Munas Kurang Peka
Ganjar Dapat Dukungan dari Keluarga Besar Putra Putri Polri

Nasional

Ganjar Dapat Dukungan dari Keluarga Besar Putra Putri Polri

DPD RI

BAP DPD RI Harap Konflik Kraton Surakarta Bisa Selesai secara Mufakat