Home / DPD RI / Nasional

Selasa, 14 Maret 2023 - 09:36 WIB

Dukung Moratorium KSP, Sultan Minta Kemenkop UKM Perbanyak dan Dampingi Koperasi Produksi

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin mendukung kebijakan memperpanjang moratorium perizinan usaha Koperasi Simpan Pinjam (KSP) oleh kementerian koperasi dan UKM.

“Pada prinsipnya kami sangat berharap pemerintah meningkatkan pengawasan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua Koperasi Simpan Pinjam di tengah meningkatnya kasus penyalahgunaan legitimasi dan penyimpangan keuangan pada beberapa KSP saat ini. Jika dibutuhkan moratorium tersebut bisa diberlakukan dalam waktu yang lebih panjang, hingga 2024” ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Sabtu (18/02).

Menurutnya, peran koperasi sangat vital dalam upaya memperkuat struktur ekonomi Nasional. Koperasi adalah Soko guru ekonomi nasional. Namun, selama ini KSP cenderung disalahgunakan hanya sebagai lembaga keuangan non bank yang efektif mendulang dana masyarakat. Hal ini diakibatkan oleh perhatian dan pengawasan pemerintah yang lemah.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Targetkan 100 Persen Capaian Vaksinasi Covid-19 Sebelum Ramadhan 1443 H

“Tapi Kita bersyukur OJK telah diberikan kewenangan lebih untuk mengawasi aktivitas usaha KSP. Saya kira peran pengawasan OJK ini sangat tepat, apalagi perizinan usaha KSP semakin dipermudah oleh UU omnibus law Cipta kerja”, tegas Sultan.

Meski demikian, mantan ketua HIPMI Bengkulu itu meminta Pemerintah untuk memperbanyak jenis koperasi produksi sebagai Hub bagi UMKM. Koperasi produksi harus diperbanyak dan kemudian didampingi secara intensif oleh pemerintah di semua tingkatan.

Baca Juga  Sultan Silahturahmi dan Bukber Bersama Tokoh Masyarakat di Bengkulu Utara

“Keberadaan koperasi produksi sangat penting dalam menjaga fundamental ekonomi nasional. Sehingga dibutuhkan insentif fiskal dan dukungan kebijakan agar terbentuk jaringan bisnis atau link and match antara koperasi produksi dengan UMK yang terintegrasi dan kolaboratif”, ujarnya.

Lebih lanjut, Sultan menerangkan bahwa Koperasi Produsen memberikan pelayanan dan solusi bagi anggota, agar kegiatan anggota dalam pengadaan input atau sarana produksi, proses produksi hingga pemasaran dapat berjalan secara efektif dan efisien. Tujuannya adalah untuk dapat meningkatkan pendapatan para anggota dalam rangka mencapai kesejahteraannya.

Baca Juga  Sultan Apresiasi Kebijakan Komisaris BUMN Diwajibkan Bertanggung Jawab Atas Kerugian BUMN

“Jika kita melihat publikasi BPS tahun 2021, kata Sultan, jumlah koperasi produksi kita tidak lebih dari 1 persen jika dibandingkan persentase KSP yang mencapai 90 persen. Dengan komposisi koperasi seperti ini, sulit rasanya kita bisa merasakan peran koperasi secara optimal dalam pembangunan ekonomi nasional” tutupnya.

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) diketahui kembali memperpanjang moratorium perizinan usaha KSP yang berlaku mulai Februari hingga April 2023.

Hal itu ditandai dengan kembali menerbitkan surat edaran terkait moratorium perizinan usaha koperasi. (**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kunker Wapres Berjalan Aman Dan Lancar di Provinsi Papua, Berkat Sinergi TNI-Polri dan Pemda Serta Masyarakat
Bawaslu: Gibran Pasang Stiker Ganjar, Pelanggarannya Tak Terbukti

Nasional

Bawaslu: Gibran Pasang Stiker Ganjar, Pelanggaran Tak Terbukti

Nasional

Tolak Hapus Tenaga Honorer, Gubernur Bengkulu: Yang Membayar Gaji dari APBD

Nasional

Dukung Program Pemerintah, Gubernur Rohidin Tekankan TP PKK Provinsi Bengkulu Perkuat Sinergi

Nasional

Disnaker Lakukan Monitoring Pemberian THR Kepada Karyawan Dibeberapa Perusahaan di Kota Bengkulu

Nasional

Penandatanganan Perjanjian Kinerja Pejabat Eselon IV agar Visi dan Misi Gub dan Wagub Bengkulu Dapat Dilaksanakan

DPD RI

Banyak WNI Pindah Kewarganegaraan, Sultan Dorong Pemerintah Galakkan Gerakan Nasional Cinta Tanah Air

Nasional

Real Count KPU 18,31%: Prabowo Leading, Anies and Ganjar Trailing