Home / Nasional

Senin, 26 April 2021 - 09:27 WIB

Hukum Menunda Bayar Fidyah Hingga Ramadan Berikutnya Tiba

Dakwah ri-media.id – Ketika seseorang tidak puasa Ramadan akibat sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya, biasanya dia membayar fidyah di akhir bulan Ramadan. Namun ada juga yang membayar setelah bulan Ramadan. Bahkan ada sebagian yang menunda bayar fidyah hingga bulan Ramadan berikutnya tiba. Bagaimana hukum menunda bayar fidyah hingga bulan Ramadan berikutnya tiba?

Menurut para ulama, kewajiban membayar fidyah bersifat tarakhi atau tidak seketika, namun boleh diakhirkan. Jika seseorang tidak mampu berpuasa di bulan Ramadan, baik karena sudah lanjut usia, atau karena sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhan, maka dia boleh membayar fidyahnya di bulan Ramadan, juga boleh membayarnya setelah bulan Ramadan.

Baca Juga  Tiga Kabupaten di Jatim Sukses Turun ke Level 1, LaNyalla Beri Apresiasi

Bahkan juga boleh membayar fidyah hingga bulan Ramadan berikutnya tiba. Tidak masalah bagi seseorang menunda bayar fidyah hingga bulan Ramadan berikutnya tiba, dia tidak berdosa dan tetap hanya membayar satu mud dalam setiap hari, tidak ada tambahan apapun karena sebab menunda pembayaran fidyah.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hawasyi Al-Syarwani berikut:

Jika semisal orang yang sudah tua renta menunda pembayaran fidyah dari tahun sebelumnya (hingga bulan Ramadan berikutnya tiba), maka tidak ada kewajiban apapun baginya sebab adanya penundaan tersebut.

Dalam kitab Nihayah Al-Muhtaj juga disebutkan sebagai berikut:

Baca Juga  Kadis Kominfo dan Kepala Bapenda Beri Penjelasan Pengelolaan Parkir Zona 6

Tidak ada kewajiban apa-apa bagi orang yang tua renta, orang lanjut usia dan orang yang tidak mampu berpuasa sebab mengakhirkan membayar fidyah, jika dia mengakhirkan bayar fidyah dari tahun sebelumnya.

Dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyah juga disebutkan sebagai berikut:

Apakah ada kewajiban tertentu bagi orang yang tua renta atau lanjut usia jika dia mengakhirkan bayar fidyah dari tahun yang pertama?

Orang tua renta dan lanjut usia yang tidak mampu berpuasa, ia wajib membayar fidyah dengan memberi makan orang miskin setiap hari. Jika ia mengakhirkan bayar fidyah dari tahun pertama, maka dia tidak wajib bayar fidyah yang lain. Ini berbeda dengan orang yang mengakhirkan qadha puasa Ramadan tanpa udzur hingga bulan Ramadan berikutnya tiba, ia wajib bayar fidyah akibat mengakhirkan qadha.

Sumber :

Bimas Islam RI

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemprov Bengkulu Apresiasi Aspirasi Media Terkait Pergub No. 31 Tahun 2021

DPD RI

LaNyalla Sebut 13 November 1998 sebagai Hari Matinya Nilai-Nilai Pancasila

Nasional

Satgas Yonif 122/TS Pos Scofrolama Melaksanakan Patroli Patok MM 2.3 Batas Negara RI-PNG

Nasional

Kasus Covid Meningkat, Usulan Munas Kadin Ditunda Menguat

Nasional

Menag : Penyaluran Zakat Jangan Timbulkan Kerumunan

Nasional

Idul Fitri 1443 H, KNPI Kota Bengkulu Kumpulkan dan Salurkan Zakat Fitrah

Nasional

Gebrakan Gubernur Rohidin Bangun Pulau Enggano

Nasional

Gubernur Rohidin Dorong Eksistensi Baznas Bengkulu Optimal dengan Pergub Zakat