Home / Bengkulu / Literasi & Opini

Rabu, 31 Maret 2021 - 08:29 WIB

Ikhlas dan Takdir

Oleh : Roni Marzuki, S.Kom. M.TPd.

Kebersamaan itu membuat aku merasa memiliki dunia, bahkan bersamanya aku mampu melompat tinggi melampaui batas. Semangat perjuangan menggapai cita-cita dirasa naluri karena dorongan kasih cinta yang ia berikan hingga aku mampu meraih kemenangan atas prestasi.

Segudang prestasi telah diukir berkat dorongan motivasi cinta dan kasih yang ia berikan. Tanpa disadari bertahun lama cinta suci dibangun atas dasar saling percaya menjanjikan ikatan halal menuju rumah tangga bahagia. Namun, seketika saja tanpa angin dan tanpa hujan rencana pernikahan itu kandas secara tiba-tiba.

Mendapat kabar pembatalan sepihak rencana pernikahan yang telah direncanakan secara matang jauh hari membuat hati hancur tidak menerima kenyataan. Rasa emosi, dendam bahkan pikiran kotorku ingin melakukan balas dendam demi terbalasnya, rasa sakitpun hadir membayangi pikiran.

Baca Juga  Sekda Hamka Minta Pramuka Terus Semangat untuk Berkarya

Perasaan emosi bercampur dendam terasa mengobrak-abrik hati hingga terasa sesak nafas di dada. Hati ini rasanya sulit mengikhlaskan semua yang nyata terjadi. Menelisik persoalan percintaan ini disadari kata ikhlas mudah untuk diucapkan namun sulit dilakukan.

Sekarang aku mulai memaklumi jika beredar berita diberbagai surat kabar pemuda ataupun pemudi yang mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas karena putus bercinta. Bahasa yang sering terdengar di kalangan pujangga “cinta” dapat membuat seseorang melakukan hal bodoh.

Seperti berita viral datang dari Brazil tahun 2020 lalu, Diago Rabelo seorang laki-laki pengusaha sukses mengalami trauma lantaran gagal nikah karena calon pengantin wanita memilih berpisah secara tiba-tiba. Sulit menerima kenyataan itu mengakibatkan Diago Rabelo memutuskan untuk tidak menikah seumur hidup kecuali menikahi dirinya sendiri.

Sisi lain, sulit juga diterima jika alasan putus cinta atau gagal nikah harus mengakhiri hidup dengan jalan pintas maupun tindakan bodoh lainnya. Bukankah akhir dari proses perjalanan hidup itu ada takdir. Begitu juga dengan hubungan asmara, berpacaran adalah bagian proses usaha mencapai takdir yaitu pernikahan.

Baca Juga  Buntut Kericuhan Migor di Bengkulu, Sultan Minta Pemerintah Daerah Penghasil Sawit Bangun Pabrik CPO dan Migor

Istilah “takdir” dapat dijelaskan ukuran yang sudah ditentukan Tuhan sejak zaman azali baik atau buruknya sesuatu, tetapi boleh saja berubah jika ada usaha untuk merubahnya. Sehingga, jika Allah telah mentakdirkan demikian, maka itu berarti bahwa Allah telah memberi kadar/ ukuran/ batas tertentu dalam diri, sifat atau kemampuan maksimal makhluknya.

Memahami pengertian takdir di atas segala sesuatu usaha manusia mencapai tujuan hingga hasil akhir. Hasil akhir itulah yang disebut “takdir”, dikaitkan dengan persoalan hubungan asmara menjalin hubungan pacaran, bertunangan atau ta’aruf semua itu adalah bagian dari usaha mencapai “takdir”.

Baca Juga  Disaksikan Menkopolhukam, Gubernur Terima Tanah dan Air untuk Disatukan di IKN Nusantara

Jika kita berfokus pada kata “usaha” tentu banyak melewati dinamika (persoalan) yang dihadapi sehingga terkadang hasil usaha tidak tercapai sesuai takdir yang diinginkan. Tentu saja hal ini menyakitkan jika hati tidak menerima kenyataan.

Rasa sakit itu yang sering disebut penyakit “hati” yaitu ikhlas. Ikhlas sangat mudah untuk diucapkan namun sangat sulit untuk dilakukan.

Meminjam kata Imam Al- Ghazali (1975) ikhlas yaitu melakukan segala sesuatu dengan disertai niat untuk mendekatkan diri kepada Allah dari segala bentuk ketidak murnian selain taqarub illallah.

Memahami pendapat Imam Al-Ghazali tersebut kita menyadari bahwa apapun yang dilakukan berdasarkan niat tulus keberhasilannya hanya karena tuhan meridhoi adalah pengertian “Ikhlas”.

Jadi ikhlas kunci tenang menghadapi kegagalan takdir.

Share :

Baca Juga

Bengkulu

KNPI Kota Silaturahmi Bersama Mantan Politisi Nasional Rio Capella

Bengkulu

Pengurus DPD KNPI Kota Resmi Dilantik

Bengkulu

Ketua TP-PKK Kabupaten Seluma Menjahit Bendera Merah Putih Diiringi Lagu Perjuangan dari Bupati Seluma

Bengkulu

ASN dan PTT Pemkot Diimbau Tak Makan Di Tempat Umum Meski Tak Puasa

Bengkulu

Berikut Beberapa Langkah Pemprov untuk Jaga Pantai Tetap Bersih, Indah dan Asri

Bengkulu

Gubernur Bengkulu Bahas Konektivitas dan Izin HGU pada Rapat Koordinasi

Bengkulu

6 Pesan Gubernur Bengkulu pada HUT Kabupaten Mukomuko ke-19

Bengkulu

Vaksinasi Massal Serentak se Indonesia, Presiden Tekankan Percepatan Target Vaksinasi di Tiap Provinsi

Bengkulu

Pameran “Kekayaan” Memicu Lahirnya Anarkisme Sosial

Bengkulu

Munas Virtual, Sekretaris Ormas Oi Bengkulu Sayangkan Mundurnya Pendiri Ormas Oi

Bengkulu

Gubenur Bengkulu: Pendidikan Ponpes Cocok dengan Kultur Indonesia

Bengkulu

Gubernur Rohidin: Ramadhan, Laboratorium Waktu Menempa Kepribadian Terbaik

Bengkulu

MOI Bengkulu Bagikan 1000 Masker ke Pasar pada HUT Pertamanya

Bengkulu

Rohidin: Peran Muhamadiyah Bangun Kemajuan Masyarakat Bengkulu