Home / DPD RI / Nasional

Sabtu, 8 Januari 2022 - 19:13 WIB

JA Soroti Mafia Pupuk, Waket DPD RI Minta Pemda Bekerjasama

Jakarta – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menginstruksikan jajarannya untuk melaksanakan Operasi Intelijen. Tujuannya untuk memberantas mafia pupuk.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin meminta pemerintah Daerah untuk kooperatif dan aktif berkolaborasi dengan lembaga kejaksaan di daerah dalam mengendalikan aksi mafia pupuk.

“Mafia pupuk merupakan bagian sistematis dari kejahatan mafia pangan yang signifikan mempengaruhi peningkatan angka inflasi saat ini. Pak Jaksa Agung telah menunjukkan kepekaan sosialnya yang luar biasa terhadap masyarakat dan petani”, ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Sabtu (08/01).

Baca Juga  Pimpinan DPD RI Apresiasi Penetapan 10 Tersangka Baru Kasus ASABRI

Menurutnya, persoalan ketersediaan pupuk subsidi menjadi aduan masyarakat di banyak daerah setiap kali melakukan kunjungan reses. Artinya masalah ini telah terjadi masif dan nyaris terpelihara di tingkat bawah.

Baca Juga  PLN Over Supplay, Sultan Minta Pemerintah Moratorium Pembangunan Pembangkit Listrik

“Pemerintah telah mengalokasikan puluhan Triliun untuk membantu petani dengan pupuk subsidi, namun keluhan itu selalu ada. Sehingga kami berharap pendekatan hukum yang tegas dari lembaga Kejaksaan ini dapat menjadi solusi bagi persoalan ketersediaan pupuk subsidi di tingkat petani”, harapnya.

Upaya mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan tambahnya, membutuhkan kerjasama semua pihak. Sehingga Pemerintah daerah dan kejaksaan melalui komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) harus berkomitmen terhadap kejahatan pangan yang terjadi di daerah masing-masing.

Baca Juga  Jaga Kebersihan dan Keamanan Pantai Panjang, Satpol PP Siagakan Pos Terpadu

“Kejaksaan diharapkan juga aktif mengontrol modus kejahatan pangan di jalur distribusi Dan mekanisme harga pasar yang seringkali menyebabkan harga pangan tidak stabil. Terutama pada komoditas strategis yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun saat ini”, tutupnya. (rls)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ambil Langkah Strategis Tangani Covid-19, Pemprov Bengkulu Gelar Rapat Evaluasi bersama Forkompinda dan Satgas

DPD RI

Silaturahmi Bersama JA, Sultan Beri Dukungan Moral Penegakkan Hukum Kasus Mafia Migor

DPD RI

Wacana Amanden, Mahyudin: Jangan Terjebak PPHN Tapi Penguatan Bikameral

Nasional

Ketua PGRI Kota Bengkulu Sampaikan Apresiasi ke Pemkot

Advertorial

Tinjau SSB LaNyalla FC, Ketua DPD RI Serahkan Bantuan Peralatan Latihan

Literasi & Opini

PROFIL PROF. IMAM MAHDI (1) LURAH YANG MENJADI GURU BESAR

Advertorial

Ketua DPD RI Dorong PGRI Rumuskan Metode Pembelajaran Simpel saat Pandemi

Nasional

Alfitra Salamm : Pelanggaran Kode Etik Dipengaruhi Karakteristik Daerah