Home / Advertorial / DPD RI / Nasional

Rabu, 8 September 2021 - 19:16 WIB

Kasus Ibu Curi Susu Jadi Viral, Ketua DPD RI Minta Keadilan Tidak Dicederai

Jakarta ri-media.id – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberi perhatian serius terhadap kasus yang menimpa dua orang ibu di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Menurutnya, keadilan tidak boleh dicederai dalam kasus ini.

Kasus ini terjadi setelah dua orang ibu kedapatan mencuri susu, snack, minyak wangi, hingga minyak kayu putih. Mereka terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara.

Ancaman hukuman ini yang menyita perhatian LaNyalla.

Baca Juga  Ketua DPD RI: Jakarta Harus Tentukan New Positioning Jika Ibukota Pindah

“Mencuri memang tidak dapat dibenarkan dari sisi manapun. Namun, jika mencuri susu dan minyak kayu putih harus diancam hukuman yang cukup tinggi, rasanya cukup miris juga,” tutur LaNyalla.

Apalagi, Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, aksi pencurian yang dilakukan di Toko Rani dan Toko Ringgit, Blitar, dilakukan karena pelaku dalam kondisi yang sangat kesusahan secara ekonomi.

Baca Juga  IAIN Bengkulu Menjadi UIN Fatmawati Sukarno, Pimpinan DPD RI : Alhamdulillah, Akhirnya Perjuangan Panjang Tersebut Membuahkan Hasil

“Secara ekonomi pelaku ini menderita dan perlu mendapat perhatian yang serius. Hal ini bisa terjadi karena ada yang salah dalam sistem sosial kita. Saya berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan berdamai dan pengadilan pun harus memberikan rasa adil yang seadil-adilnya,” ujar LaNyalla.

Ia meminta agar peristiwa ini didalami kembali. LaNyalla tak ingin para pelaku mendapat hukuman melebihi kesalahan yang dilakukan. Sebab pada prinsipnya, kasus kecil tidak perlu menjadi besar.

Baca Juga  Gelar Open Turnamen Badminton Cup, Wawali Bangga dengan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu

“Permasalahan ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar jangan sampai terjadi pencurian karena kekurangan makan dan tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok untuk anak,” pesan LaNyalla.

Ia juga berharap pemerintah perlu mendata kembali jumlah balita agar dialokasikan dalam daftar penerima Makanan Pendamping ASI (MPASI) agar anak tidak kekurangan gizi, terutama susu. (***)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Kota Mulai Mendata Warga Penerima Gas Melon Gratis

Nasional

Rohidin Mersyah Dorong Peningkatan Jaringan Internet di Pulau Enggano

DPD RI

Perkuat Realisasi Serapan, PURT DPD RI Bahas Refocusing Anggaran

Nasional

Tanamkan Bakat Seni Sejak Dini: Satgas Yonif 122/TS Mengajar Angklung di TK Pir IV Papua

DPD RI

BAP DPD RI Tindak Lanjuti Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2020 BPK RI

Nasional

28 Wartawan Bengkulu Tersertifikasi

DPD RI

Prihatin Dengan Isu Skandal Di Dirjend Pajak, Sultan Harap Penerimaan Pajak Tidak Terganggu

Advertorial

Mewakili Jajaran Redaksi RI MEDIA, Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2023, ‘Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat