Home / DPD RI / Nasional

Selasa, 21 September 2021 - 01:03 WIB

Ketua DPD: Pemerintah Harus Lindungi Peternak Kecil dari Dominasi Korporasi

Jakarta ri-media.id – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah membuat mekanisme perlindungan bagi peternak mandiri kecil dari dominasi korporasi.

Pasalnya, banyak peternak kecil babak belur karena harus berhadapan langsung dengan pengusaha besar dalam memasarkan ayam hidup di pasar tradisional.

“Pertarungan langsung antara peternak kecil dengan pengusaha besar tentu saja berjalan tak seimbang. Kondisi seperti itu akan menjadi tidak sehat dan harus diakhiri. Pemerintah harus hadir memberi perlindungan bagi peternak kecil,” ujar LaNyalla, Senin (20/9/2021).

Baca Juga  Rohidin Mersyah Pastikan Stok Migor Curah dan Kebutuhan Pokok Awal Puasa Aman

Menurut LaNyalla, pemerintah perlu segera membuat mekanisme yang berkeadilan agar tidak menjadi bom waktu yang berpotensi pada permasalahan sosial. Dan jika dibiarkan, hal ini berpotensi meruntuhkan usaha peternakan kecil.

“Pemerintah wajib mengakomodir
permintaan dan harapan para peternak, sehingga mereka mampu bertahan di dalam usahanya,” ucap Senator asal Jawa Timur itu.

Karena itu LaNyalla meminta Presiden Joko Widodo menganulir peraturan Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian tentang harga acuan daging dan telur ayam ras.

Baca Juga  Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Sultan: Kepala Desa Harus Berpikir Out of the Box 

“Peraturan Mendag dan Mentan tidak mampu melindungi peternak kecil ketika terjadi ketimpangan harga di tengah pasar karena harga bergerak dinamis mengikuti biaya produksi,” ucap dia.

Pemerintah, kata LaNyalla, harus mempertimbangkan struktur biaya produksi dan distribusi, termasuk keuntungan masing-masing pelaku usaha.

“Jelas tidak adil saat peternak besar dan kecil memasarkan di pasar yang sama sementara biaya pokok yang dikeluarkan oleh keduanya berbeda. Para petani kecil pasti terus-menerus merugi karena biaya operasional yang tinggi, sementara korporasi mampu menekan biaya produksi dan lebih untung,” ucapnya.

Baca Juga  DPD RI Minta Pemerintah Berikan Penjelasan Utuh ke Publik Terkait Pemilihan Nama Ibukota Negara

LaNyalla juga meminta persoalan para peternak kecil yang mengalami kesulitan pakan akibat pandemi Covid 19 untuk dipecahkan.

“Peternak kecil kesulitan untuk mendapatkan pakan, karena ada dugaan selain harganya yang tinggi, juga sudah dikuasai oleh pabrik-pabrik pakan. Pemerintah harus memastikan tidak terjadi monopoli juga dalam hal ini,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Bangun Gerakan Solidaritas Nasional Penanganan Covid-19

Advertorial

Ketua DPD RI Apresiasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Jatim saat Pandemi

Nasional

Kapolri Mutasi 55 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah untuk Meningkatkan Kinerja

Nasional

Wawali Bengkulu Terima Audiensi KNPI Kota Bengkulu

Nasional

Sosialisasi KPU dan LAI, Partisipasi Pemilih Terendah dan Rawan Bencana

Nasional

Call Center 112 Kota Bengkulu Resmi Dilaunching, Walikota-Wawali Ingin yang Berbeda

Nasional

Mengingat Kembali Pesan Jenderal Bintang Dua Asal Pasemah Pagaralam Setahun Lalu

DPD RI

Sultan Sarankan Anies Perketat Larangan Penggunaan Kantong Plastik Bagi Industri Kuliner Online