Home / DPD RI / Nasional

Selasa, 18 Januari 2022 - 08:51 WIB

Ketua DPD RI: Jakarta Harus Tentukan New Positioning Jika Ibukota Pindah

Jakarta – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai Jakarta harus segera mempersiapkan diri jika pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) terealisasi. Menurutnya nasib Jakarta harus diputuskan secara terbuka dan matang, baik dari sisi aset maupun new positioning.

Hal itu disampaikan Ketua DPD RI secara virtual dalam Seminar Nasional Masa Depan Jakarta Pasca Perpindahan Ibu Kota Negara, yang merupakan rangkaian kegiatan Pelantikan Majelis Rayon
Korps Alumni HMI Periode 2021-2026, 
di Universitas Negeri Jakarta, Sabtu (15/1/2022).

“Pemerintah harus menyatakan secara terbuka dan jelas, bagaimana nasib aset-aset negara yang ada. Seperti Gedung Parlemen di Senayan, Istana Negara dan semua kantor kementerian dan lembaga yang akan ditinggalkan. Jangan sampai berubah kepemilikan ke perorangan atau perusahaan swasta,” kata LaNyalla.

Baca Juga  Bantuan Stimulus Bedah Rumah Layak Huni dari Pemprov Bengkulu Terealisasi

Begitu juga dengan new positioning Jakarta yang harus diputuskan dengan matang. Menurut LaNyalla, ada banyak contoh kota di dunia yang melakukan re-positioning atau melakukan penajaman positioning, sehingga menjadi kota kelas dunia. 

“Jakarta harus memilih mau menjadi kota kelas dunia yang seperti apa? Karena secara teori, kita tidak bisa melayani semua. Karena melayani semua, sama dengan tidak melayani siapapun. Makanya tentukan mau menjadi kota kelas dunia seperti apa?” ucap dia.

LaNyalla menambahkan, jika Jakarta mau jadi kota pusat keuangan, Hong Kong, Singapura dan Tokyo bisa menjadi acuan. Atau kota budaya, seperti Berlin, Copenhagen, Stockholm. Pilihan lainnya adalah menjadi kota global baru, seperti Boston, 
Chicago, Madrid, Milan, dan Toronto. Dan masih banyak pilihan lainnya,” ucap dia.

Baca Juga  Matangkan Pengawasan Daftar Pemilih, Bawaslu Kota Bengkulu Rapat Bersama dengan Dukcapil

Semua pilihan tersebut, lanjutnya, memiliki diferensiasi masing-masing. Sehingga sejak awal, Jakarta harus menentukan kota kelas dunia seperti apa dengan keunggulan kompetitif serta komparatif apa yang akan dimaksimalkan.

“Selain pilihan yang diikuti pembeda dari masing-masing kota, terdapat pula benchmark yang sama dan berlaku untuk semua kota kelas dunia. Yaitu prasyarat standar yang harus dimiliki dan terdapat di kota kelas dunia,” tegasnya.

Prasyarat standar itu di antaranya, kestabilan politik dan pertumbuhan ekonomi yang terukur dan berkesinambungan. Selain itu, kota kelas dunia mutlak dikelola dengan pemerintahan yang bersih, transparan dan patuh hukum. 

“Lalu harus ada peraturan yang menunjang pelayanan publik dengan sangat baik. Termasuk pelayanan transportasi publik yang nyaman dan aman. Dan selain dilengkapi infrastruktur modern, yang tak kalah penting, harus bebas banjir,” tukas LaNyalla.

Baca Juga  Usai Rakerwil AMAN Bengkulu Gelar Seminar Dan Dialog Reforma Agraria

“Terakhir adalah kualitas Sumber Daya Manusia di Jakarta juga harus meningkat sesuai standar SDM kota kelas dunia,” imbuhnya.

LaNyalla juga memberi beberapa catatan terkait rencana pemindahan IKN. Yakni soal isu penganggaran dalam membiayai proyek, akomodasi partisipasi masyarakat lokal dalam pembangunan IKN dan pengendalian pembangunan dan dampak lingkungan yang 
bisa ditimbulkan. 

“Soal anggaran Menteri Keuangan sudah mengatakan bahwa pembiayaan pemindahan IKN bersumber dari utang. Tentu hal ini wajib dijelaskan lebih detail kepada masyarakat. Sebab, instrumen utang dalam bentuk apapun, harus berwujud menjadi aset negara, dan secara terukur dapat dibayar oleh negara ini. Atau oleh pemerintah berikutnya,” ujar dia. (rls)

Share :

Baca Juga

DPD RI

Ketua DPD RI Dukung Inovasi Kurikulum Sekolah Persiapkan Basis Ekonomi Siswa

Nasional

PPKM ke Level 3, Hajatan di Lubuklinggau Diperbolehkan dengan Syarat

Nasional

Pemkot Perbaiki Jalan Berlubang di Pasar Panorama

Nasional

Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Sultan: Kepala Desa Harus Berpikir Out of the Box 

Nasional

Redaksi Koran RI MEDIA Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Kepala Desa Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2022 Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan

Nasional

Terima Audiensi Yayasan Fatmawati Soekarno, Wagub Rosjonsyah Tekankan Komitment Atasi Stunting

Nasional

Kerap Dimaling, Dinas PUPR Mengganti Tutup Manhole Dengan Beton

Nasional

Dukung Pembangunan Daerah, Gubernur Bengkulu Apresiasi Semangat Fatayat NU