Home / DPD RI / Nasional

Sabtu, 18 September 2021 - 19:33 WIB

LaNyalla Apresiasi Polda Jatim Asuh Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Jakarta ri-media.id – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada Polda Jatim yang akan mengasuh sekitar 7.044 anak yatim piatu korban Covid-19.

“Langkah Polda Jatim yang mengambil peran sebagai orang tua asuh dan memenuhi segala kebutuhan anak-anak itu, terutama pendidikan serta disiapkan asrama untuk menampung anak yatim tersebut patut kita apresiasi,” tutur LaNyalla, Sabtu (18/9/2021).

Menurut LaNyalla, tingginya angka anak yatim piatu akibat Covid-19, memerlukan sinergitas berbagai unsur agar kebutuhan mereka bisa terpenuhi.

Baca Juga  Prihatin Pelajar Kaur Mencari Sinyal ke Tepi Sungai, Pimpinan DPD RI : Pemerintah Setempat Mesti Segera Bertindak

Selain perlindungan untuk hidup, makanan serta kebutuhan pendidikan, LaNyalla menilai anak-anak tersebut perlu pendampingan psikologis pascakematian orang tuanya.

“Tentu agar kesehatan jiwanya pulih dan tidak meninggalkan traumatik di masa mendatang. Maka, perlu dilakukan pendekatan holistik kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” tutur LaNyalla.

Pada kesempatan itu, LaNyalla menyarankan agar Polda Jatim menjalin kerja sama dengan pihak terkait seperti Dinas PPPA atau lembaga pendampingan anak lainnya untuk menangani permasalahan anak yatim piatu tersebut.

Menurutnya, hal itu penting karena ditinggal orang tua saat usia belia akan menimbulkan sejumlah problematika yang bisa berdampak serius dan berkepanjangan di masa mendatang.

Baca Juga  Letkol Inf Fery Perbawa Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Kerja sama lintas stakeholder harus dijalin oleh Polda Jatim agar penanganan tersebut dapat meredam segala dampak risiko yang dapat ditimbulkan. Tak mudah menangani anak-anak, karena mereka memiliki daya rekam yang cukup baik,” tuturnya.

Jika keliru dalam penanganan, Senator asal Jawa Timur itu menilai akan menimbulkan dampak tak baik bagi perkembangan psikologis anak-anak tersebut dalam jangka waktu panjang ke depan.

Baca Juga  UAS Ditolak, Sultan Minta Singapura Usir dan Tidak Lindungi Koruptor Indonesia¬†

“Perlu hati-hati dan dibutuhkan treatment yang tepat. Kondisi mereka masih begitu labil, sehingga butuh penanganan intensif dan berkelanjutan,” papar LaNyalla.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan/DP3AK Provinsi Jawa Timur hingga Senin (16/8/2021), ada 6.198 anak-anak di Jatim menjadi yatim dan piatu.

Karena terdapat perbedaan angka, maka perlu dipastikan jumlah yang sebenarnya dan harus dipastikan. Jangan sampai ada anak yatim piatu yang terlewat di dalam pendataan,” ujar LaNyalla. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Nomor Whatsapp Kepala Bappeda Dipalsukan, Awas Penipuan !

DPD RI

LaNyalla Minta Prestasi Siswa SMAMITA Sidoarjo Peraih Emas WYIIA Dikembangkan

Desa

Masa Jabatan Kepala Desa Diputuskan MK Maksimal 3 Periode

Nasional

SMA Negeri 6 Lubuklinggau Melaksanakan USP Tatap Muka Langsung, Tetap Mematuhi Prokes

Nasional

Jum’at Berkah, KSAD Berbagi Natura ke Prajurit

Nasional

Prestasi, Pemprov Bengkulu Masuk 10 Besar Nasional E-Government

Nasional

Hadapi Perkembangan Zaman, KPID Perlu Siapkan Strategi

Nasional

Gubernur Rohidin dan Para Gubernur se Indonesia Tanam Pohon di Titik Nol IKN