Home / Nasional

Kamis, 8 September 2022 - 19:59 WIB

November 2022, MIO Indonesia Segera Gelar Munas Pertama

Jakarta – Media Independen Online (MIO) Indonesia, yang merupakan organisasi tempat bernaungnya perusahaan pers berbasis digital (online) yang resmi dibentuk pada 10 November 2020, telah menunjukkan eksistensinya.

Organisasi yang diinisiasi oleh 11 wartawan senior yang memiliki kepedulian tinggi terhadap Pers Indonesia, khususnya Media Pers berbasis digital (online) yang keberadaannya telah mencapai hingga 47 ribu tersebut, belum sepenuhnya terwadahi oleh organisasi yang ada saat ini. Terlebih ke dalam organisasi yang sudah menjadi konstituen Dewan Pers.

Atas dasar itulah MIO Indonesia hadir, sebagai rumah besar tempat berhimpun, tempat berkomunikasi sekaligus tempat pembinaan bagi perusahaan media yang telah memastikan diri bergabung di Organisasi MIO tersebut.

MIO Indonesia melalui Ketua Umum AYS. Prayogie, terus berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi berbagai macam persyaratan guna mengantarkan organisasi yang dinahkodainya tersebut menjadi konstituen Dewan Pers.

Keseriusan itu terlihat dengan telah terbentuknya 18 Pengurus Wilayah Tingkat Provinsi dan juga 79 Kepengurusan Daerah Tingkat Kabupaten/Kota yang telah dilantik secara definitif. Serta ditambah lagi dengan ratusan perusahaan media online yang telah memantapkan diri untuk bergabung menjadi bagian dari MIO Indonesia.

Guna menguatkan struktur organisasi serta mengevaluasi kinerja yang telah dicapai. Dan juga sebagai bentuk ketaatan pada aturan ketentuan AD/ART. Maka MIO Indonesia akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta. Ini merupakan Munas pertama, sejak organisasi ini dideklarasikan

Baca Juga  Artis Js Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Penyelenggaraan Munas Ke-1 MIO, selain untuk menjalankan amanah organisasi. Munas juga dijadikan ajang evaluasi capaian kinerja dan program kerja yang pengurus pusat selaku eksekutif.

“Demi menjalankan organisasi yang harus taat dan patuh akan AD/ART, saya selaku Ketua Umum beserta seluruh jajaran Pengurus Pusat MIO, segera akan menggelar Musyawarah Nasional Ke-1 pada bulan November 2022 mendatang,” ujar Prayogie di Sekretariat MIO, kawasan Cempaka Putih, Kamis (8/9/22).

Prayogie berharap penyelenggaraan Munas pertama tersebut seyogyanya dapat dijadikan momentum oleh semua pihak, khususnya bagi para kandidat yang akan maju di Munas, untuk memperebutkan kursi Ketua Umum MIO Indonesia.

“Oleh karena itu, sebaiknya pada Munas ini gunakanlah moment tersebut sebagai sebuah saluran untuk mengaktualisasikan semua gagasan, ide, pemikiran serta rencana-rencana brilliant yang dimiliki para kandidat, guna membangun MIO ke arah yang baik lagi. Namun begitu dalam upaya mengejawantahkan berbagai gagasan, tentunya harus menggunakan saluran mekanisme yang konstitusional,” terang wartawan senior alumni Dialog Kebangsaan Kalangan Media Angkatan II Lemhanas RI Tahun 2014 tersebut, menegaskan.

“Untuk lebih membesarkan Organisasi MIO yang kita banggakan ini, saya selaku Ketua Umum mengajak kepada seluruh Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah serta kepada Pengurus Daerah, dapat kiranya memberikan support semaksimal mungkin demi suksesnya acara munas nanti,” pungkasnya.

Baca Juga  Pelopori Digitalisasi Ekonomi Nasional, Waketum Kadin: Kebijakan Pemerintah Mesti Berpijak Jurus Membumi

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pakar MIO Taufiq Rachman SH, S.Sos dimintai tanggapannya atas rencana diselenggarakannya Munas pertama MIO Indonesia itu, diapun memberi apresiasi atas kepatuhan kepengurusan terhadap AD/ART Organisasi.

“Sesuai amanat akta pendirian, pengurus yang sekarang ini, sejak deklarasi MIO, diberi waktu paling lama 3 tahun untuk melaksanakan Munas. Alhamdulilah pada 10 November 2022 nanti, MIO sudah dapat merealisasikan acara Munas tersebut,” ujarnya Kamis (8/9/22) di Cafe MIO, kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Sebagaimana lazimnya sebuah organisasi, lanjut tokoh pers nasional dan mantan Ketum IPJI itu menyebut, Munas akan mengevaluasi apa yang telah dilaksanakan Ketua Umum dan jajarannya selaku eksekutif yang menjalankan organisasi.

“Oleh karenanya Munas juga akan memilih dan menetapkan Ketua Umum dan pengurus pusat periode 5 tahun ke depan sesuai AD ART. Nantinya keputusan Munas 1, akan dinotariatkan dan dilaporkan ke Kemenkumham RI,” tandas Taufiq ditambahkan, selanjutnya Munas adalah menjadi forum tertinggi organisasi, yang berwenang menyempurnakan AD/ART, membuat program serta mengesahkan kepengurusan pusat.

Taufiq menegaskan, akan segera mengkomunikasikan rencana Munas ini ke semua jajaran dewan pembina, dewan penasehat serta dewan pakar.

“Dari jaringan yang dimiliki MIO tersebut, kami berharap bisa menghadirkan perwakilan pemerintah, Menkominfo dan petinggi Dewan Pers dalam gelaran Munas nanti,” tutupnya.

Baca Juga  Komite IV DPD RI Mendorong Tata Kelola Keuangan Pusat dan Daerah yang Transparan, Bertanggung Jawab dan Berkeadilan

Senada dengan Taufiq, salah satu pembina MIO, Mayjen (Pur) H Asep Kuswani SH, SMi (Han), saat dihubungi melalui pesan whatsapp pribadinya, juga memberikan apresiasinya atas rencana penyelenggaraan Munas.

“Itu berarti DPP patuh pada AD/ART organisasi,” ujar Mayjen (Pur) H Asep Kuswani SH SMi (Han) yang berdomisili di Bandung, Jawa Barat.

Dia pun berharap, Munas ke-1 MIO tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Serta apapun hasil yang diputuskan Munas, menurut purnawirawan Jendral TNI pemilik dua bintang emas itu, harus dihormati oleh semua pihak. Terlebih karena putusan yang Kuorum di Munas memiliki legitimasi dan mengikat.

“Saya berharap usai penyelenggaraan Munas ini, MIO harus menjadi organisasi pers berbasis online yang terdepan. Oleh karenanya dibutuhkan sinergi pengurus dan anggota yang solid,” ujarnya berharap.

Lanjut Mayjen Asep, MIO lahir di tengah pandemi, tapi 3 tahun perjalanannya juga disaat pandemi, namun menurutnya, organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan media berbasis online ini, bisa terus tetap eksis melantik dan membentuk kepengurusan di daerah-daerah.

“Capaian keberhasilan tersebut patut diapresiasi. Dan karena pandemi juga saat ini sudah hampir usai. Maka untuk setahun ke depan, saya berharap MIO harus hadir di seluruh Indonesia,” pungkas Jendral dua Bintang Emas tersebut seraya berpesan diujung kalimat whatsapp miliknya. (***)

Share :

Baca Juga

DPD RI

PRODEWA Dukung Presidential Threshold 0 Persen

Advertorial

Biaya Pemilu 2024 Capai 150 T, DPD RI: Pemilu Langsung Seperti Industri dalam Demokrasi

DPD RI

JA Soroti Mafia Pupuk, Waket DPD RI Minta Pemda Bekerjasama

DPD RI

Predator Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Fahira Idris: Sudah Sepantasnya, Semoga Hakim Kabulkan

Nasional

Survey LSIN: Capres Tertinggi, Menteri Terbaik dan Menteri Terburuk

Nasional

Polda Kalteng Terima 3 Rekor Muri

DPD RI

Bawaslu RI Adakan Call for Paper “Sengketa Kepemiluan”

DPD RI

Kaji Wacana Amandemen UUD 1945, Kelompok DPD di MPR Soroti Presidential Threshold