Home / Nasional

Selasa, 3 Agustus 2021 - 13:49 WIB

Pemkot-Kejari Lubuklinggau Teken MoU Terkait Percepatan Penggunaan Anggaran

Lubuklinggau ri-media.id – Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe dan Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melakukan penandatanganan MoU terkait percepatan penggunaan anggaran, bertempat di ruang kerja wali kota, Selasa (3/8/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Wako menjelaskan aplikasi yang berkaitan dengan semua OPD akan diinput di Command Center dimana teknologi menjadi otak sebuah kota dan hadirnya teknologi diharapkan mengurangi kesalahan dalam bekerja.

Wako berharap pihak Kejari Lubuklinggau segera menyelesaikan terkait masalah aset yang sudah diserahkan kepada Pemkot Lubuklinggau.

Baca Juga  Walikota Bengkulu Sigap Membantu Warga Kota Bengkulu yang Dikabarkan Belum Makan 2 Hari

Selanjutnya masalah Bansos, menurut dia, harus ada adminitrasi dan dokumentasi. Karena dari data Bansos inilah akan diketahui tingkat kemiskinan di Kota Lubuklinggau.

Dijelaskan pula, masyarakat harus mengerti dan paham dengan PPKM yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi mobilitas agar masyarakat malas keluar rumah dalam upaya memutus mata rantai COVID-19 bukan mengurangi mobil yang melintas.

Berkenaan dengan penutupan Patok Besi (tempat lokalisasi) menurut Wako, itu tidak lain agar Kota Lubuklinggau bersih dari hal-hal negatif karena pada sisi lain, lokasi tersebut sering digunakan untuk transaksi narkoba.

Baca Juga  Pemkot dan Para Dermawan Beri Bantuan Korban Kebakaran Kelurahan Kebun Dahri

Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir menyampaikan MOU ini adalah instruksi dari Jaksa Agung dalam upaya percepatan penggunan anggaran terutama refocusing anggaran.

Ia juga mengatakan berkaitan dengan Rumah Sakit Petanang, kegiatan PU maupun Dinkes Lubuklinggau, akan dicari apa yang bisa dilakukan alam Refocusing angggaran.

Sedangkan berkaitan dengan pembelian tabung gas, atau peralatan medis lainnya seperti obat-obatan agar segera dilakukan.

Baca Juga  Pemerintah Uji Coba Perizinan Konser Musik yang Terintegrasi Secara Digital

Untuk kegiatan Bansos maupun kegiatan lainnya harus mempunyai adminitrasi yang lengkap didukung dengan dokumentasi.

“Saya berharap semoga sinergitas antara Kejari dan Pemkot ubuklinggau selalu terjaga,” ujarnya.

Ikut mendampingi wali kota dalam penandatanganan MoU tersebut, Asisten l, Inspektur, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Ka.Dinkes, Kadis Kominfo, Kadis Damkar dan PB, Kasat Pol.PP, Kabag Hukum serta Kabag Pemerintahan. (*)

Sumber : Kominfo Lubuklinggau

Share :

Baca Juga

Nasional

Heboh : Komunitas Petani Aren Kabupaten Rejang Lebong, Deklarasi Dukung Gus Imin Presiden 2024
Koalisi Prabowo Siap-siap Dengan Kedatangan Anggota Baru

Nasional

Koalisi Prabowo Siap-siap Dengan Kedatangan Anggota Baru

Nasional

Penemuan Mayat IRT di Sosokan Baru, Leher Nyaris Putus Diduga Digorok

DPD RI

Rakor Terkait Pelindo III, Ketua DPD RI Ingatkan Pesan dan Target Capaian Presiden

Nasional

Kenaikan Pangkat Anggota Dandim 1002/HST

Nasional

Bupati Tinjau Puskesmas di Kabupaten Musirawas

Nasional

IPDN di Pagar Alam, Wagub Sumsel : 2022 Diharapkan Mulai Pembangunan

Literasi & Opini

Covid19 Melonjak, Presiden Hadiri HPN di Kendari Secara Daring