Home / DPD RI / Nasional

Selasa, 11 Januari 2022 - 19:27 WIB

PRODEWA Dukung Presidential Threshold 0 Persen

Jakarta – Aktivis yang tergabung dalam Eksekutif Nasional Progressive Democracy Watch (PRODEWA) mendukung gagasan Presidential Threshold (PT) nol persen yang digagas oleh Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Dukungan tersebut disampaikan aktivis PRODEWA saat melakukan audiensi dengan Ketua DPD RI di Holding Room Gedung Nusantara V Komplek Parlemen Senayan, Selasa (11/1/2022) siang.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI didampingi oleh Senator asal Sulbar Ajbar. Sementara aktivis PRODEWA dihadiri oleh M Fauzan (Direktur PRODEWA), Fatih FA (Banten), M Rizieq (DKI Jakarta), A Zidni (Direktur) dan Rafli Maulana (Direktur Banten).

Baca Juga  Pemkot Sangat Komitmen untuk Menuju 50 Smart City di Indonesia

M Fauzan menjelaskan, lembaganya sependapat dengan gagasan Presidential Threshold. “Untuk memperbaiki demokrasi kita, salah satunya adalah Presidential Threshold 0 persen,” kata Fauzan.

Dikatakannya, proses demokratisasi harus diselamatkan agar Indonesia tak terjerumus dalam otoritarianisme. Sebab, ia menilai belakangan ini mulai muncul geliat tersebut yang dirasakan aktivis-aktivis di kampus.

“Kami menilai mulai ada gelagat ke arah sana. Mana, salah satu upaya yang perlu untuk dilakukan adalah, demokrasi harus diselamatkan,” ujarnya.

Baca Juga  Peduli Lindungi Hingga KM 50 Disorot AS, Sultan Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi

Fauzan menegaskan jika pihaknya siap-siap melakukan konsolidasi ke seluruh Indonesia untuk menggelorakan wacana tersebut.

“Kami akan melakukan konsolidasi dengan seluruh jejaring kami melalui berbagai kegiatan seperti simposium, diskusi dan aksi mengenai wacana Presidential Threshold 0 persen,” kata Fauzan.

LaNyalla mengucapkan terima kasih atas dukungan PRODEWA. Ia berharap gerakan Presidential Threshold 0 persen menjadi kesadaran bersama untuk mengoreksi arah perjalanan bangsa.

Baca Juga  KPAI : Setelah Gelar Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021, Muncul Sejumlah Kasus Covid-19 di Sumbar

“Tentu saya berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari PRODEWA. Ini adalah ikhtiar kita. Upaya kita untuk memperbaiki demokrasi dan mengoreksi arah perjalanan bangsa,” katanya.

Dikatakan LaNyalla, hasil akhir dari tujuan gerakan tersebut adalah agar Indonesia bisa kembali mandiri dan bebas dari cengkeraman oligarki.

“Kita tak mau Indonesia terus dikuasai oleh oligarki. Ini adalah satu upaya kita untuk membebaskan negeri ini dari cengkraman oligarki,” katanya.

Share :

Baca Juga

DPD RI

Ekspor CPO Merosot Saat Dollar Meroket, Sultan: Pemerintah Pulihkan Diplomasi Dagang

Nasional

Sosialisasi KPU dan LAI, Partisipasi Pemilih Terendah dan Rawan Bencana

Nasional

Kecelakaan di Pasar Atas Lubuklinggau Mengakibatkan Pengemudi Putus Jari Kaki

Nasional

Kahmi Bengkulu Bagikan Sembako untuk Kaum Dhuafa

DPD RI

Moratorium Sawit Berakhir, Waket DPD RI Dorong Pemerintah Kembangkan Intensifikasi Sawit

Nasional

Bahas P3DN, Pemkot Gunakan 40 Persen Produk Daerah

DPD RI

Harga Bekatul dan Pakan Unggas Melambung, Sultan Minta Pemerintah Impor Gabah Kering Giling

DPD RI

PPDI Jatim Siap Sinergi dengan DPD RI Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa