Home / Nasional

Senin, 20 Desember 2021 - 19:26 WIB

Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Bengkulu – Proyek Pembangkit Geotermal Energy (PGE) yang menghabiskan anggaran dana mencapai Rp. 3,5 triliun di Hulu Lais Kabupaten Lebong diketahui sudah menemukan sumber panas bumi yang dicari, setidaknya ada 24 sumur sebagai tenaga uap yang di temukan. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Bengkulu Moch. Gustiadi ketika menyikapi perkembangan proyek tersebut.

Lebih lanjut, Ia mengatakan agar Pemprov Bengkulu bersama Pemkab Lebong agar segera mengoperasikan Pembangkit Geotermal Energy (PGE) Hulu Lais di Kabupaten Lebong, dengan berkoodinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca Juga  NU Tetapkan 1 Syawal 1443 H Jatuh Pada 2 Mei 2022

“Sumber sumur panas nyakan telah ditemukan, jadi kita minta kepada Pak Gubernur bersama Pak Bupati Lebong agar mendesak pihak PLN segera mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Geotermal Hulu Lais tersebut,” ungkap Gustiadi pada Senin (20/21).

Menurut nya, desakan itu juga karena sisa 20 persen pengerjaan PGE Hulu Lais tersebut, menjadi tanggung jawab dari pihak PLN. Apalagi jika pihak PLN mulai mengerjakannya, dengan harapan keberadaan PLTP tersebut bisa segera beroperasi. Belum lagi dengan mulai beroperasinya PGE Lebong itu akan memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Lebong.

Baca Juga  Buka UKW ke-33, Gubernur Sumsel Berharap Wartawan Menjadi Garda Terdepan Pertahanan Lingkungan

“Potensi PAD itu besar, bisa mencapai Rp 40 milyar, apalagi jika kita melihat pada daerah yang telah sukses seperti, Kamojang di Jawa Barat dengan menjadikan hutan kembali, sehingga lokasi tersebut bisa ditata menjadi salah satu potensi pariwisata baru dan juga bisa menjadi tempat penelitian. Itu juga bisa direalisasikan di PGE Lebong nantinya,” ujarnya.

Baca Juga  Empat Rumus Silaturahim ala Aa Gym

Dengan desakan ini, kata pria yang akrab disapa Edi Tiger, PGE Lebong sudah bisa mulai beroperasi pada 2022 mendatan. Mengingat pengembangan energi terbarukan ini sejalan dengan program Presiden RI Joko Widodo untuk menciptakan energi yang ramah lingkungan di wilayah Provinsi Bengkulu khususnya dan Indonesia umumnya.

“Kita dari DPRD mendukung pengembangan energi ramah lingkungan seperti PGE Lebong. Makanya kita desak bisa segera beroperasi, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah serta negeri ini,” siangkatnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemprov Bengkulu Dorong Kab/kota Maksimalkan Data untuk Penuhi Kuota PBI JKN

DPD RI

Dinilai Sia-Sia, Sultan Sebut Gugatan PT 20% Terganjal Putusan MK

Nasional

Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Korban Diterkam Buaya, Gubernur Rohidin Ambil Langkah Strategis

Nasional

Tournament Golf HUT Ke-76 Korem 041/Gamas Ajang Silaturahmi Golfer Bengkulu

Nasional

Pelaksanaan USP SMA Negeri 1 Lubuklinggau Tetap Mengikuti Prokes

Nasional

Jaga Stabilitas Keamanan Satgas Yonif 122/TS Pos Kout Amankan Pengendara Sepeda Motor Hasil Curian di Lintas Batas

Nasional

Buka Diklat MPW PP Jatim, LaNyalla Sebut Kegaduhan Elit Makin Susahkan Rakyat

Nasional

Setelah Doakan Sandiaga Uno Jadi Presiden, Ahok Minta Dibelikan Kendaraan