Home / Nasional

Selasa, 11 Januari 2022 - 19:38 WIB

Sekda Pimpin Rapat Pelaksanaan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Lubuklinggau – Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani didampingi Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Lubuklinggau, Heri Suryanto dan Kepala Bappedalitbang, H Nobel Nawawi memimpin rapat pelaksanaan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) oleh tim teknis Provinsi Sumsel di Op Room Dayang Torek, Selasa (11/1/2022).

Dalam arahannya Sekda, HA Rahman Sani mengatakan program SMP merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran (SE) Gubernur Sumsel dimana program tersebut mulai berjalan pada Januari 2022 ini.

Baca Juga  Kemendagri Melalui Ditjen Otda Menggelar Peringatan Hari Otda ke 26 Secara Virtual

Pemkot Lubuklinggau sambungnya, fokus dalam penurunan angka stunting sedangkan mengenai data TKSK, sudah dilakukan pendataan, dan hasilnya 1900 KK belum tersentuh bantuan.

“Mari bersama-sama sukseskan program gerakan SMP. Pemkot Lubuklinggau sudah membentuk tim untuk mensukseskan program tersebut,” ujarnya.

Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel, Ruzuan Effendi menyampaikan kegiatan ini merupakan tindaklanjut program tahun 2021 lalu. Sedangkan Bank Mandiri akan memberikan bantuan 1700 tong kepada kabupaten/kota di Sumsel serta pemberian bibit ikan oleh Dinas Pertanian dan bantuan pakan ikan selama tiga bulan.

Baca Juga  Komitmen Pemprov Bengkulu dan Pemda Kabupaten-Kota Wujudkan KLA Terus Diperkuat

Program SMP bertujuan merubah mindset masyarakat, supaya dapat menanam sendiri sayuran dan makanan. Dengan demikian masyarakat dapat memanfaatkan uang yang digunakan untuk membeli makanan keperluan biaya pendidikan anak serta menurunkan angka stunting.

Stakeholder terdiri dari TP PKK, karang taruna, Pemprov Sumsel, Pemkot, Pemda, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, KTNA dan organisasi lainnya.Apa yang harus dilakukan masyarakat adalah memanfaatkan pekarangan untuk menghasilkan berbagai macam sayuran, buah segar, ikan, telur, ayam dan lain-lain dengan penanggungjawab kegiatan PPEP (Pendamping Penyuluhan Pertanian) dan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan).

Baca Juga  Pemerintah Diminta Libatkan Eks Menkes Siti Fadilah Tangani Pandemi

Mengenai mekanisme penyaluran bantuan dimulai dari distribusi bantuan dari pihak provinsi ke kabupaten/kota. Setelah itu kabupaten/kota mendistribusikan ke lokasi (kecamatan/desa), waktu pendistribusian dari provinsi ke kabupaten/kota pada 17- 20 Januari 2022.

Share :

Baca Juga

Nasional

Digagas Gubernur Rohidin 4 Tahun Lalu, RS Pendidikan UNIB Tahun ini Dibangun

DPD RI

Senator Riau: Skandal Kemahalan PCR Harus Diusut

Nasional

Terpilih Aklamasi, Yudi Harzan Fokus ke Pilkada dan Pileg

Nasional

Mencecap Lezatnya Kuliner Si Moncong Tombak dari Lampung

Nasional

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Pimpin RUPS PT Bimex

Nasional

Wawali Dedy Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di Bumi Ayu

Nasional

Wako Ahmadi Ikuti Prosesi Pelantikan Bupati Merangin

Nasional

Kominfo Siap Wujudkan SPBE dan Smart City untuk Kota Bengkulu