Home / Nasional

Rabu, 30 Maret 2022 - 14:24 WIB

Sultan Sampaikan Pentingnya Kemandirian Ekonomi di Kampus STIE BMT Surabaya

Surabaya – Membangun kemandirian ekonomi nasional merupakan warisan nilai perjuangan para pendiri bangsa dalam rangka mewujudkan kedaulatan negara. Bisa dikatakan bahwa Kemandirian adalah kata kunci dalam mewujudkan kemajuan dan kedaulatan negara.

Pesan ini disampaikan wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin di saat menyampaikan materi Focuss Group Discusion (FGD) di hadapan ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Manajemen dan Tekhnologi (STIE BMT) Surabaya pada Rabu (30/03).

“Hari ini kita merasakan dampak dari pesan dan urgensi kemandirian bangsa ala Bung Karno juga Pak Harto puluhan tahun silam. Di mana kemandirian ekonomi dan kecintaan terhadap produk dalam negeri merupakan cara terbaik warga bangsa dalam membangun ketahanan ekonomi dan kedaulatan negara”, ungkap mantan ketua HIPMI Bengkulu itu.

Baca Juga  Banjir Kota Bengkulu, KNPI Salurkan Puluhan Dus Air Mineral

Meski demikian, kata Sultan, di era pasar bebas, keberpihakan terhadap produk lokal tidak bisa dipaksa tanpa didukung dengan kualitas dan keterjangkauan harga produk lokal secara kompetitif. Masalahnya adalah masih banyak produk lokal yang belum dikenal dan belum mampu menarik perhatian masyarakat konsumen dalam negeri.

“Akibatnya masyarakat terbiasa membeli produk impor yang menarik dan murah meriah. Bahkan jika itu produk atau barang milik negara. Keluhan presiden Joko Widodo beberapa saat yang lalu terkait produk impor merupakan alarm penting bagi generasi muda Indonesia, bahwa Indonesia sedang berada dalam titik kritis darurat produk impor”, ujar Sultan.

Baca Juga  Membanggakan, Delia Berhasil Raih Juara 1 Putri Bunga Argadia Tingkat Nasional

Oleh karena itu, lanjut Sultan, kami mewakili lembaga DPD RI hari ini menggandeng CEO dari salah satu platform digital khusus pengembangan UMKM Indonesia, Smeshub Indonesia. Kami ingin Anak muda Indonesia di kota Surabaya memiliki kepekaan dan perhatian yang sama dalam membangun kemandirian ekonomi nasional berbasis digital”, ajak Sultan.

Baca Juga  Fasilitasi Sengketa Lahan Telkom di Sulawesi Selatan, DPD RI Minta Patuhi Putusan Pengadilan

Lutfi Ginanjar dalam paparannya mengajak anak muda khususnya mahasiswa STIE BMT Surabaya untuk berperan aktif dalam membangun UMKM Indonesia dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Smeshub Indonesia menawarkan fitur-fitur bisnis yang ramah dan relevan dengan kebutuhan bisnis anak muda saat ini.

“Distrupsi digital memaksa sekaligus memberikan banyak kemudahan bagi industri UMKM Indonesia. Kami ingin menjadi problem solver bagi keterbatasan UMKM dalam mengembangkan bisnisnya”, urainya.Turut mendampingi Senator Sultan dalam FDG tersebut Senator asal Maluku Utara Dr. Matheus Stefi Pasimanjeku, Ustadz Zuhri, dan Senator asal Aceh Ustadz Fadhil. (rls)

Share :

Baca Juga

Bengkulu

Hina Palestina di Tiktok, Siswi di Benteng Dikeluarkan dari Sekolah

DPD RI

Pimpinan Komite II DPD RI Kunjungi PICC dan Silaturahmi dengan Basuki Tjahja Purnama

Nasional

Resmikan Kafe Rajo Durian, Wako Hendri Septa : Meski Pandemi Ekonomi Kota Padang Tetap Tumbuh

DPD RI

Waka Komite I DPD RI Minta Perpanjangan Relaksasi Pinjaman Lunak Diprioritaskan bagi Pelaku Desa Wisata

Nasional

Ketua DPRD Sungai Penuh Menghadiri Pengukuhan Paskibraka oleh Wakil Walikota

Nasional

Mengingat Kembali Pesan Jenderal Bintang Dua Asal Pasemah Pagaralam Setahun Lalu

Bengkulu

Paspampres Tiba di Bengkulu Persiapan Agenda Kunjungan Presiden RI di Bengkulu

DPD RI

Komite I DPD RI Bahas Kendala Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Masa Pandemi

Nasional

Wako Ahmadi & Ketua TP-PKK Herlina Sambut Kunjungan Kerja Ketua TP-PKK Provinsi Jambi

Nasional

Bupati Kerinci Diwakili Pj.Sekda Asraf Menghadiri Kenduri Sko Depati Muaro Langkap

Bengkulu

Duka Nanggala 402, TNI AL Bengkulu Gelar Shalat Ghaib

DPD RI

Rakor Terkait Pelindo III, Ketua DPD RI Ingatkan Pesan dan Target Capaian Presiden

Literasi & Opini

Covid19 Melonjak, Presiden Hadiri HPN di Kendari Secara Daring

Nasional

Persentase Booster Kurang dari 10%, Sultan Minta Aturan Mudik Tidak Memberatkan Masyarakat