Home / DPD RI / Nasional

Selasa, 4 Januari 2022 - 21:23 WIB

Waket DPD RI Sebut Transformasi Ekonomi Pasca Infrastruktur Jokowi Sangat Brilian

Jakarta – Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) mengapresiasi dan mengakui keberanian moral Presiden Joko Widodo yang mulai menghentikan ekspor bahan mentah mineral ke negara-negara maju.

“Ini merupakan upaya pengalihkan fokus pembangunan struktur ekonomi nasional yang lebih produktif, daripada bergantung pada tingkat konsumsi masyarakat. Saya harus mengatakan ini ide dan polutical will pasca membangun infrastruktur yang sangat brilian”, puji mantan Wakil Gubernur Bengkulu tersebut melalui keterangan resminya pada Senin (03/01).

Dengan membangun manufaktur atau industri pengolahan bahan tambang penting di dalam negeri, kata Sultan, akan membuka peluang Indonesia menjadi pemain kunci pemenuhan kebutuhan energi global dalam beberapa dekade ke depan. Di samping, secara pasti akan menciptakan lapangan kerja yang baru, dengan dukungan infrastruktur yang kian memadai dan terkoneksi.

Baca Juga  Korea Punya Ginseng, Indonesia Punya Kelor

“Dengan diversifikasi produk, akan meningkatkan nilai tambah dan secara pasti memberikan dampak yang berarti bagi posisi neraca dagang Indonesia. Meskipun sedikit banyak akan mengganggu rantai pasok energi global, dan manuai aksi protes negara maju di tengah fenomena energi global”, ungkapnya.

Baca Juga  Pasca Kebersihan Wisata Taman Remaja, Pedagang : Alhamdulillah

Dengan demikian, tambah Sultan, kita patut berterima kasih, bahwa Kebijakan ini menjadi wujud dan cara Presiden Jokowi menjaga marwah dan kedaulatan bangsa dan negara Ri hadapan negara maju.

Meski demikian, Sultan tak menampik bahwa ketergantungan RI terhadap industri tambang harus dikendalikan, dengan mengembangkan teknologi pengolahan hasil pertanian, kelautan dan lain-lainnya.

“Industri tambang tidak menyentuh langsung UMKM yang jumlahnya puluhan juta unit. Di saat yang sama sangat merugikan kualitas lingkungan. Ekonomi masa depan harus dibangun dengan konsep hijau yg berkelanjutan”, tutup Sultan.

Baca Juga  Pasca Kenaikan Harga BBM, Sultan Minta Pemerintah Perbaharui Definisi Kemiskinan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) secara virtual di Jakarta, memastikan bahwa transformasi ekonomi,tidak boleh berhenti. Bahkan reformasi struktural juga tidak boleh berhenti.

“Hal ini dikarenakan akan menjadi sebuah basic setelah kita memiliki yang namanya infrastruktur. Tidak boleh lagi meskipun ada transisi, tidak boleh ada lagi kita mengekspor bahan-bahan mentah, raw materials need to stop, udah di-stop,” ujar Jokowi.

Share :

Baca Juga

Nasional

Keren, Media Center Kota Bengkulu Tembus 5 Besar Nasional

Nasional

100 Ton Beras akan Disalurkan untuk 10 Ribu KK di Kota Bengkulu

Nasional

Walikota Bengkulu Sigap Membantu Warga Kota Bengkulu yang Dikabarkan Belum Makan 2 Hari

Nasional

Apresiasi Tokoh Muda Papua, Steve Mara untuk TNI

Nasional

PPKM Level 3, Pemkot Bengkulu Gelar HUT Sederhana dan Terbatas

Nasional

Polri Gencar Berantas Pelat Nomor Palsu: Sidak Bengkel Pembuatnya

Nasional

Calon Anggota PPS Se-Kota Bengkulu Pada PilGub dan CaWagub Bengkulu Tahun 2020 Yang Lulus Seleksi Tertulis

Nasional

Peresmian Monumen Fatmawati “Sang Merah Putih dari Bengkulu” oleh Jokowi