Home / Nasional

Minggu, 22 Agustus 2021 - 18:37 WIB

Warga Temukan Bayi di Kawasan Hutan Liku Sembilan

Bengkulu ri-media.id – Warga Tebat Monok Kecamatan Kepahiang kaget dengan penemuan bayi. Dalam keterangan akun IG Holidin3, pada awalnya berniat ingin survei bunga Rafflesia, saat di lokasi, warga temukan bayi perempuan di Gunung Liku Sembilan dengan dibalut kain berwarna merah tergeletak di tanah. Kemudian bayi tersebut dibawa ke RSUD Kepahiang, Minggu (22/8/2021) siang.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, S.Ik., melalui Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau, S.Ik., ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp (22/08/21) membenarkan penemuan bayi tersebut.

“Ya benar, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di gunung jalan lintas Kepahiang – Bengkulu pada pukul 08.55 WIB oleh dua orang, saksi bernama Holidin dan Darmawi,” kata AKP Welliwanto Malau, S.Ik.

Baca Juga  PDAM Tirta Hidayah Peringkat ke-3 se-Sumatera, Dirut: Terima Kasih Walikota Bengkulu

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, penemuan bayi tersebut berawal Pada hari Minggu tanggal 22 Agustus 2021 sekira pukul 08.50 WIB, pertama kali ditemukan oleh warga bernama Holidin yang hendak mengecek bunga Raflesia di Gunung Jalan Lintas Kepahiang – Bengkulu Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang.

“Pertama kali ditemukan oleh warga sedang masuk ke dalam hutan mengecek bunga Rafflesia. Kemudian kami mendengar ada suara tangisan bayi dan setelah dicek, ya ada bayi perempuan yang sudah dibungkus kain. Setelah itu kami melaporkan ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu Siap Bersinergi Bersama Kepala BNNP yang Baru

”Diperkirakan bayi tersebut berumur 1 hari dengan panjang 46 Cm, berat 2300 Gram, lingkar dada 34 cm, kepala 31 cm,” jelasnya.

Dikatakan oleh Kasat Reskrim, saat ditemukan bayi dalam kondisi punggung belakang lebam, lecet dan gores sepanjang 2 cm, seputaran tali pusat dan kemaluan ada belatung, luka lecet di kemaluan, luka lecet kaki lunggung, kaki bayi penuh dengar kotoran, luka lecet punggung kaki kiri 0,5 cm, luka lecet di atas mata kaki kanan 1 cm, serta kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan menangis dan tali pusat sudah dipotong dan dijepit klem yang diduga bayi dilahirkan di bidan.

Baca Juga  Ini Penjelasan Dinas Pertanian Bukittinggi Terkait Beras Plastik

“Kami akan lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayinya sendiri tersebut dan penyelidikan akan kami mulai dengan mencari bidan yang menolong persalinan,” tukasnya.

Ditambahkan oleh Kasat Reskrim, adapun barang bukti yang diamankan bersama bayi tersebut diantaranya 1 lembar kain panjang warna merah, 1 lembar baju warna pink,1 lembar bedong warna biru, 1 lembar popok warna pink, serta 1 lembar kaos tangan warna biru. (*)

Sumber : Pena Raflesia

Share :

Baca Juga

DPD RI

Produktivitas Anjlok, Sultan Dorong Pemerintah Revitalisasi dan Hilirisasi Karet Alam

DPD RI

Mahyudin : Adanya Penguatan DPD RI, Akan Ciptakan Dorongan dalam Perjuangan Aspirasi Daerah

Nasional

Hari Libur di Bulan Ramadan, Taman Pantai Berkas Sepi Pengunjung

Nasional

Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2019 Dibatalkan Gubernur Bengkulu

Nasional

Omzet Capai Rp27 T, Kominfo Gandeng Polri Tindak Pelaku Judi Slot

Nasional

Waspada, Lonjakan Covid Tak Terbendung, Munas Kadin di Zona Merah

Nasional

Babinsa Sumber Sari Harapkan Kegiatan Pengabdian Masyarakat dari Unmul Samarinda Meningkatkan Keterampilan

Nasional

Pemprov Bengkulu Bersama Bersihkan Kawasan Pantai Panjang