Home / Nasional

Minggu, 27 Juni 2021 - 19:12 WIB

Waspada, Lonjakan Covid Tak Terbendung, Munas Kadin di Zona Merah

Kendari ri-media.id – Peserta Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kendari harus waspada, karena tempat penyelenggaraan munas di Hotel Claro di kawasan Lahundape, ditetapkan sebagai zona merah Covid-19. Demikian digambarkan pada peta grafik keterangan pers Kominfo dan Satgas Covid-19 Kendari, Jumat (25/6).

Penyebaran Covid-19 di Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari, memang terus melonjak. Data Satgas Covid-19 Sultra, Sabtu (26/6) mencatat ada 63 kasus baru , 46 orang diantaranya di Kendari, sehingga jumlah totalnya mencapai 11.136 orang.

Siaran resmi Satgas Covid-19 Kendari, memghimbau agar masyarakat mematuhi secara ketat protokol kesehatan 5 M (memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas). Dengan cara itu, diharapkan laju penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

Baca Juga  Heboh : Komunitas Petani Aren Kabupaten Rejang Lebong, Deklarasi Dukung Gus Imin Presiden 2024

Satgas Covid-19 Kendari juga melansir, tenaga kesehatan yang terpapar 155 orang. Bahkan diisukan, Walikota Kendari, Sulkarnaen Kadir, positif covid-19, akan tetapi belum disiarkan.

“Kami sudah kantongi datanya kalau Pak Wali positif covid. Hanya saja menunggu Satgas Covid memberitahukannya ke publik, karena itu kewenangan mereka,” kata Hendro Nilopo, Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara.

Sementara itu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, terpaksa mempersiapkan skenario darurat, guna menampung pasien Covid-19. “Kami sudah antisipasi, dengan mempersiapkan ruangan baru untuk menampung 100 pasien covid,” kata Sukirman, Direktur RSUD Kendari.

Baca Juga  Resmikan Labkesda Provinsi Bengkulu, Gubernur Rohidin Bertekad Jadikan Terbaik se-Sumbagsel

Rekor Covid Tertinggi

Sementara itu, hari Sabtu 26 Juni, Indonesia mencetak rekor tertinggi kasus harian positif Covid-19 melonjak tak terbendung, menembus 21.095 orang. Dengan demikian total 2.093.962 orang, yang sembuh 1.842.457 orang dan meninggal 56.729 orang.

Kebijakan Pemerintah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, 22 Juni hingga 5 Juli 2021, harus diterapkan secara disiplin, agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan. Sebab varian covid delta, yang menyerang saat ini, lebih mudah menyebar dan ganas.

Baca Juga  Kelompok Tani Hidroponik Kota Apresiasi Kepedulian Jaya Marta

Terkait semakin tak terbendungnya laju Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kendari, Ketua Umum Kadin Nusa Tenggara Barat (NTB), Faurani, masih berharap Munas Kadin, 30 Juni di Kendari ditunda.
“Panitia, dan kubu kedua calon ketua umum, mari duduk dengan kepala dingin, mari kita bicarakan bersama bisa juga lewat zoom, menentukan baiknya bagaimana. Ini bukan soal munasnya, melainkan covid makin mengganas dan juga keselamatan bersama,” tegas Faurani. (****)

Share :

Baca Juga

DPD RI

SBN : Jaksa Agung Sengaja Diganggu Karena Sedang Menangani Kasus Besar

Nasional

Tegas, Jika Pelayanan Puskesmas Jelek, Warga Dapat Langsung Lapor

Nasional

Pemkot Sangat Komitmen untuk Menuju 50 Smart City di Indonesia

Nasional

Komite Urusan Organisasi AIPA Hasilkan 12 Resolusi

Nasional

Kasni, Ironi di Tengah Pandemi

Nasional

Tragedi Tenggelamnya Nanggala 402, Polres Metro Jakarta Barat Menggelar Shalat Ghaib

Advertorial

Jajaran Direksi PT REPOEBLIK INDONESIA MEDIA/Koran RI MEDIA Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-94 (28 Oktober 1928 – 28 Oktober 2022)

Nasional

PW MIO Bengkulu Siap Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten