Dugaan Manipulasi Data Guru dan Dana Pendidikan di PKBM Excellencea Kepahiang, Pihak Terkait Bungkam
Dugaan Manipulasi Data Guru dan Dana Pendidikan di PKBM Excellencea Kepahiang, Pihak Terkait Bungkam

Kepahiang, ri-media.id – Jum’at 22 Agustus 2025, Aroma dugaan penyimpangan kembali menyeruak dari dunia pendidikan nonformal di Kabupaten Kepahiang. Laporan masyarakat yang masuk ke RI Media menyoroti adanya indikasi manipulasi data guru di PKBM Excellencea Kepahiang, serta persoalan izin operasional dan penggunaan dana bantuan pendidikan tahun 2022–2025.
Dalam laporan itu disebutkan, terdapat nama seorang guru yang sudah pindah ke daerah lain sejak tahun 2020, namun masih tercatat aktif sebagai tenaga pendidik hingga tahun 2025. Fakta ini memunculkan tanda tanya besar: apakah ada rekayasa data demi kepentingan tertentu, termasuk pencairan dana bantuan pendidikan?
Tidak hanya itu, masyarakat juga mempertanyakan legalitas izin operasional PKBM tersebut. Isu makin tajam ketika muncul dugaan bahwa dana bantuan pendidikan yang seharusnya mendorong kualitas layanan belajar masyarakat justru tidak jelas arah penggunaannya.
Kami sudah mencoba menghubungi pihak terkait. Konfirmasi resmi dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada pimpinan PKBM, pada Jum’at (22/8/2025) pagi. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan konfirmasi tak mendapat jawaban dan panggilan telepon whatshaap pun tidak direspon.
Publik tentu menunggu jawaban terbuka dari pihak pengelola PKBM Excellencea. Sebab, menyangkut dana pendidikan, transparansi adalah harga mati. Diamnya pihak terkait justru mempertebal dugaan publik akan adanya praktik manipulasi dan penyalahgunaan anggaran. (Dn)