Bengkulu, ri-media.id – Masyarakat diminta waspada terhadap pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, terkait hadiah giveaway senilai Rp50 juta. Pesan tersebut meminta penerima untuk mentransfer uang sebesar Rp350 ribu guna “mengaktifkan hadiah”.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan, informasi tersebut adalah hoaks dan merupakan modus penipuan yang memanfaatkan nama serta foto dirinya.
> “Itu tidak benar. Saya tidak pernah mengadakan giveaway atau meminta uang untuk pengaktifan hadiah. Masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur,” tegas Helmi Hasan, Senin (11/8). Dilangsir dari: Media Center Pemprov Bengkulu.
Pesan palsu itu disertai foto Helmi Hasan, tanda tangan yang dipalsukan, dan narasi meyakinkan untuk menjebak calon korban. Modus seperti ini, menurut Helmi, sering digunakan pelaku penipuan online.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Bengkulu atau akun media sosial pribadinya sebelum percaya atau menyebarkan pesan sejenis.
Kuasa Hukum Pemprov Bengkulu, Ana Tasia Pase, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) guna menindaklanjuti kasus ini.
> “Kita akan koordinasi ke APH. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah percaya dengan upaya-upaya penipuan seperti ini,” jelas Ana.
Pemprov Bengkulu mengingatkan warga untuk bijak bersosial media, tidak mudah tergiur iming-iming hadiah, dan segera melapor jika menemukan indikasi penipuan. (**)
Editor: Redaksi





