Lubuklinggau, ri-media.id – Prestasi tidak datang dari ruang nyaman. Ia lahir dari disiplin, keringat, dan mental baja. Itulah yang ditunjukkan tiga personel terbaik Polres Lubuklinggau yang sukses mengharumkan nama institusi hingga ke level nasional.
Kapolres Lubuk Linggau, Adithia Bagus Arjunadi, secara langsung memberikan apresiasi tegas kepada tiga anggotanya dalam sebuah seremoni di ruang rapat Kapolres, Selasa (24/2/2026). Didampingi Wakapolres dan para PJU, penghargaan ini bukan sekadar formalitas – ini adalah pesan keras bahwa prestasi wajib dihargai.
Tiga personel yang mencatatkan sejarah tersebut adalah:
Brigpol Inggi Ramadhan Dinda Sukma (Banit Sat Res Narkoba)
Bripda M. Dzaki Pratama (Banit Sat Reskrim)
Bripda M. Fikri Darmawan (Banit Sat Samapta)
Mereka bukan hanya menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga membuktikan diri sebagai atlet tangguh di cabang olahraga taekwondo tingkat nasional. Di tengah padatnya tugas kepolisian, ketiganya mampu menembus persaingan dan membawa nama Lubuk Linggau berdiri sejajar di panggung nasional.
Sebagai bentuk penghargaan nyata, Kapolres memberikan uang pembinaan serta paket lengkap perlengkapan taekwondo berupa dobok, sabuk, body protector, head guard, dan hand gloves. Dukungan ini menjadi bukti bahwa institusi tidak menutup mata terhadap dedikasi anggotanya.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa prestasi harus menjadi budaya, bukan pengecualian. Ia mendorong seluruh personel untuk tidak hanya profesional dalam tugas kepolisian, tetapi juga aktif dalam kegiatan positif yang membangun karakter dan mental juara.
“Anggota Polri harus kuat fisik, kuat mental, dan kuat integritas. Prestasi seperti ini harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan rasa bangga. Momentum ini sekaligus menjadi tamparan motivasi bagi seluruh jajaran bahwa kerja keras pasti berbuah hasil.
Ri-media.id menilai, langkah apresiasi seperti ini harus terus diperkuat agar semangat kompetitif dan jiwa juang anggota kepolisian semakin menyala. Prestasi tidak boleh berhenti di tiga nama ini – harus lahir lebih banyak lagi kebanggaan dari Bumi Silampari. (Dn)









