Rejang Lebong, ri-media.id – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (1/10/2025) pagi. Tepat pukul 08.30 WIB, Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari SE MAP, memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati secara nasional setiap tanggal 1 Oktober.
Upacara berlangsung tertib dengan diikuti jajaran pimpinan daerah, Forkopimda, ASN, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, pelajar, mahasiswa hingga berbagai organisasi masyarakat. Wajah-wajah beragam itu mencerminkan kesatuan masyarakat Rejang Lebong yang berdiri teguh di bawah panji Pancasila.
Hadir Lengkap, Tunjukkan Sinergi Daerah
Sejumlah pejabat hadir dalam upacara tersebut, antara lain Wakil Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri Praja SSTP MSi, Ketua DPRD Juliansyah Yayan, Dandim 0409 Letkol Arh M. Erfan Yuli Saputro, Kapolres AKBP Florentus Situngkir SIK, Ketua Pengadilan Negeri Santonius Tambunan SH MH, dan Kajari Fransisco Tarigan SH MH.
Selain itu, tampak pula kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Rejang Lebong, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, serta Ketua Bhayangkari yang ikut memberikan dukungan moral. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Ipda Andar Wicaksono STRK dari Polres Rejang Lebong.
Dari Upacara ke Aksi Nyata
Upacara Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial. Usai pelaksanaan upacara, Bupati Fikri dan Wakil Bupati Hendri menyaksikan langsung serah terima jabatan 19 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Momen itu dilanjutkan dengan pelepasan kontingen Rejang Lebong yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVII KORPRI di Palembang, 3–10 Oktober 2025 mendatang.
“Selamat bertanding. Tunjukkan dedikasi dan semangat sportivitas. Semoga kontingen Rejang Lebong bisa membawa pulang prestasi membanggakan untuk daerah,” pesan Bupati Fikri kepada para atlet.
Pancasila Sebagai Landasan Kehidupan
Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara.
“Pancasila adalah pemersatu kita. Di tengah perbedaan latar belakang, budaya, dan pandangan, hanya dengan Pancasila kita bisa berdiri teguh sebagai bangsa yang kuat,” ujarnya.
Tantangan Kebangsaan dan Harapan ke Depan
Di era digital dan globalisasi, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi. Menurutnya, masyarakat Rejang Lebong harus menjadi contoh bahwa Pancasila bukan sekadar semboyan, tetapi pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kesaktian Pancasila ada pada kita semua, ketika nilai-nilainya kita wujudkan dalam kerja nyata, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Bupati Fikri.
Dengan khidmatnya upacara ini, Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan nilai-nilai luhur Pancasila, menjaga persatuan bangsa, dan mengarahkan pembangunan daerah agar berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat. (**)
Editor: Redaksi










