Rejang Lebong, ri-media.id – Pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan paling mendesak di Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Hal itu mengemuka dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbang-Cam) yang digelar di Aula Kantor Camat SBI, Rabu (4/2/2026).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Camat SBI, Perawati, S.Sos, MH, saat diwawancarai RI-Media.id usai kegiatan.

Menurut Perawati, mayoritas desa mengajukan usulan perbaikan dan pembangunan jalan, jembatan, hingga fasilitas dasar lainnya untuk dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Musrenbang tingkat kecamatan ini agenda rutin tahunan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Banyak usulan yang masuk, terutama infrastruktur jalan, jembatan, serta kebutuhan pelayanan dasar,” jelas Perawati.

Sambungnya, forum Musrenbang menjadi wadah resmi bagi desa, sekolah, dan fasilitas kesehatan untuk menyampaikan persoalan riil di lapangan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan. Harapan kami tentu usulan-usulan tersebut bisa direalisasikan pada tahun anggaran mendatang,” tambahnya.

Usulan Didominasi Infrastruktur

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah desa memprioritaskan pembangunan jalan hotmix, jembatan penghubung antarwilayah, bedah rumah warga kurang mampu, hingga tower sinyal telekomunikasi.

Selain itu, pihak kecamatan juga mengajukan kebutuhan perlengkapan kantor seperti komputer dan laptop, serta perbaikan akses jalan lingkungan kantor camat.

Sementara Puskesmas SBI mengusulkan penerangan dan perbaikan jalan demi meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Bappeda: Usulan Diproses Berjenjang

Perwakilan Bappeda Kabupaten Rejang Lebong dalam forum tersebut menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat undang-undang yang dilaksanakan berjenjang, mulai dari desa hingga pusat.

Seluruh usulan nantinya akan diverifikasi dan dibahas bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan prioritas pada program fisik yang dinilai paling mendesak.

Bahkan, untuk tahun berjalan, pembangunan jalan hotmix Desa Merantau disebut akan dilanjutkan hingga Desa Desi.

Harapan Warga: Jangan Sekadar Janji

Meski begitu, beberapa pemerintah desa berharap agar hasil Musrenbang benar-benar terealisasi, bukan sekadar daftar usulan tahunan.

Masyarakat menilai, akses jalan dan jembatan yang memadai menjadi kunci utama kelancaran ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di wilayah SBI.

Dengan banyaknya aspirasi yang masuk, pemerintah kecamatan berharap tahun ini menjadi momentum percepatan pembangunan di wilayah tersebut. (Dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *