31 Agustus 2025

Kapolri Minta Maaf Rantis Brimob Tabrak Ojol, Janji Usut Tuntas

0

Kapolri Minta Maaf Rantis Brimob Tabrak Ojol, Janji Usut Tuntas

IMG-20250829-WA0003

Foto, Tangkapan Layar YouTube Berita Satu

Jakarta, ri-media.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Dalam keterangannya, Kapolri menegaskan rasa penyesalan mendalam sekaligus meminta maaf kepada keluarga korban dan komunitas ojol.

“Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dikutip dari detik.com.

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri bertanggung jawab penuh dan akan memastikan penanganan hukum secara transparan.

“Sekali lagi saya mohon maaf kepada korban dan seluruh keluarga korban, dan juga seluruh keluarga besar ojol,” ujar Sigit.

Temui Keluarga Korban di RSCM

Tidak hanya lewat pernyataan, Kapolri juga menemui keluarga korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Jumat dini hari (29/8/2025). Ia datang bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri untuk menyampaikan belasungkawa langsung.

“Yang pertama saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang sangat mendalam terhadap almarhum Affan dan tentunya kepada seluruh keluarga atas musibah yang terjadi,” kata Kapolri di RSCM.

Kapolri kembali menegaskan permohonan maaf institusional kepada keluarga korban.

“Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf, dari institusi kami atas musibah yang terjadi,” ujar Sigit.

Penanganan Internal

Kapolri memerintahkan Divisi Propam Polri turun langsung menyelidiki peristiwa tersebut. Tujuh anggota Brimob yang terlibat sudah diamankan dan sedang diperiksa.

“Kita sudah mengamankan 7 orang anggota yang memang mengendarai kendaraan tersebut, saat ini Propam sedang melakukan pemeriksaan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Kapolda menegaskan akan ada tindakan tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah.

“Tentunya kami akan tindak tegas apabila terbukti ada pelanggaran prosedur maupun kode etik,” ujarnya.

Respons Istana

Insiden ini juga mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pihak Istana meminta Polri memberi perhatian khusus serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam pengamanan aksi.

“Bapak Presiden menyampaikan agar Polri memberikan atensi khusus terkait peristiwa ini, dan memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi.(Rd)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *