Kepahiang, Ri-media.id – Pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi siswa, SMK Negeri 5 Kepahiang menggelar program outing class berupa kunjungan industri ke PT Tunas Mobilindo Bengkulu. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik sekaligus mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
Melalui kunjungan industri tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga berkesempatan mengamati secara langsung proses perawatan kendaraan, tata kelola bengkel, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di industri otomotif.
Selain melakukan pengamatan, para siswa juga diberi kesempatan untuk berdialog dan mengajukan pertanyaan kepada tenaga profesional di lokasi. Mereka mendapatkan gambaran mengenai keterampilan, kedisiplinan, serta persiapan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami materi pelajaran secara lebih mendalam, sekaligus menjadi bekal dalam mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia industri.
Secara umum, kegiatan outing class bertujuan memperluas pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari di sekolah, melatih kemandirian, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, serta menumbuhkan semangat belajar melalui pengalaman nyata di lapangan.
Lebih dari itu, kunjungan industri ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kesadaran siswa bahwa keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di SMK dapat menjadi modal penting untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pejabat sementara Kepala SMK Negeri 5 Kepahiang, Sangkut Susanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program pembelajaran di luar sekolah tersebut.
Menurutnya, meskipun kegiatan ini tidak bersifat wajib, manfaat yang diperoleh siswa sangat besar, terutama dalam memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan kerja dan kebutuhan industri.
“Kami berharap melalui kunjungan industri ini, siswa dapat memahami prinsip-prinsip penting dalam dunia kerja sejak dini. Dunia kerja membutuhkan lulusan yang terampil, percaya diri, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme juga disampaikan oleh perwakilan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang karena mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung aktivitas di bengkel otomotif berskala industri.
“Kami sangat senang bisa melihat langsung cara kerja di bengkel besar. Selama ini kami lebih banyak belajar teori di kelas. Melalui kunjungan ini, kami jadi lebih memahami keterampilan apa saja yang perlu dikuasai agar nantinya lebih siap memasuki dunia kerja,” ungkap perwakilan siswa.
Sementara itu, perwakilan PT Tunas Mobilindo Bengkulu menyambut baik kegiatan kunjungan industri tersebut. Pihak perusahaan juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan melalui kerja sama dengan pihak sekolah, termasuk dalam mendukung pelaksanaan praktik kerja lapangan bagi siswa pada masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah bersama komite sekolah berencana melakukan musyawarah dan koordinasi untuk mempersiapkan kegiatan serupa berikutnya. Persiapan tersebut mencakup perencanaan kegiatan serta pemastian bahwa aspek keselamatan dan keamanan selama kunjungan tetap menjadi prioritas.
Melalui program outing class ini, SMK Negeri 5 Kepahiang berharap pembelajaran yang diperoleh siswa di ruang kelas dapat semakin diperkaya dengan pengalaman nyata di lapangan.
Dengan demikian, para siswa tidak hanya menguasai pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki wawasan industri, keterampilan, kedisiplinan, dan kepercayaan diri sebagai bekal untuk menghadapi persaingan dunia kerja. (Yesman)










