Rejang Lebong, ri-media.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut dirinya ikut dibawa ke Jakarta pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Rejang Lebong.
Sekda menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia menyatakan tidak ikut diberangkatkan ke Jakarta dan hingga saat ini masih berada di daerah.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat setelah muncul kabar adanya OTT yang menyeret kepala daerah Rejang Lebong dan menjadi perhatian publik.
Menurutnya, saat proses pemeriksaan berlangsung, dirinya memang sempat dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum. Namun setelah itu ia diperbolehkan kembali dan tidak ikut dibawa ke Jakarta bersama pihak yang diamankan.
Sekda juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menjalankan aktivitas pemerintahan seperti biasa sambil menunggu perkembangan resmi dari pihak berwenang terkait proses hukum yang sedang berjalan.
Sementara itu, kabar mengenai OTT yang menjerat Bupati Rejang Lebong menjadi sorotan publik dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Beberapa informasi yang beredar bahkan menyebut sejumlah pejabat daerah ikut diamankan, termasuk Sekda.
Namun melalui klarifikasi ini, Sekda menegaskan bahwa dirinya tidak termasuk pihak yang dibawa ke Jakarta dan saat ini masih menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk menunggu keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan kasus tersebut. (Dn)









