Aceh Besar, Ri-media.id – Konsolidasi organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Aceh memasuki momentum penting. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Sudaryono, dijadwalkan menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Aceh sekaligus pelantikan pengurus DPC HKTI dari 23 kabupaten/kota pada Selasa (13/10/2026).
Agenda ini tidak hanya berfokus pada penguatan struktur organisasi, tetapi juga membawa pesan tentang komitmen HKTI dalam mendorong kemajuan pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Prosesi pelantikan DPD HKTI Provinsi Aceh akan berlangsung di Kampung Lamtui, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan tersebut dirancang dengan konsep yang berbeda dari seremoni organisasi pada umumnya, yakni dipadukan dengan penanaman padi perdana.
Panitia pelaksana menyebut rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menegaskan kedekatan HKTI dengan petani dan sektor pertanian.
Pelantikan dan Tanam Padi Perdana
Penanaman padi perdana menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan HKTI Aceh. Langkah ini dimaksudkan sebagai simbol komitmen organisasi untuk ikut mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.
“Pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen HKTI dalam mendukung kemajuan pertanian dan kesejahteraan petani,” demikian pesan yang ingin ditegaskan melalui konsep kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, para pengurus HKTI diharapkan tidak hanya menjalankan tugas kelembagaan, tetapi juga mampu menghadirkan program yang menjawab kebutuhan petani di lapangan.
Musda Dijadwalkan di Anjong Mon Mata
Selain agenda pelantikan, panitia juga menyiapkan Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Aceh yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Anjong Mon Mata, kompleks Pendopo Gubernur Aceh.
Musda menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Melalui forum tersebut, HKTI Aceh diharapkan mampu menyusun langkah konkret dalam mendukung pembangunan pertanian, memperluas pendampingan kepada petani, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Perkuat Jaringan HKTI di Seluruh Aceh
Pelantikan pengurus DPC HKTI di 23 kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan organisasi hingga ke tingkat daerah.
Dengan struktur kepengurusan yang semakin kuat, HKTI diharapkan dapat menjadi penghubung antara petani, pemerintah, dunia usaha, dan pihak terkait lainnya dalam mendorong pengembangan sektor pertanian.
Penguatan organisasi juga diharapkan membuka peluang bagi pengembangan usaha pertanian, peningkatan kapasitas petani, serta perluasan program yang berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat tani.
Rangkaian pelantikan, Musda, dan penanaman padi perdana tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran HKTI Aceh dalam mendukung pembangunan pertanian daerah dan ketahanan pangan nasional. (**)










