1 September 2025

Wapres Gibran di Pacu Jalur: Warisan Budaya yang Hidup, Wajah Ekonomi Kreatif yang Menggeliat

0

Wapres Gibran di Pacu Jalur: Warisan Budaya yang Hidup, Wajah Ekonomi Kreatif yang Menggeliat

Screenshot_2025-08-20_at_22_49_03

Foto Dok: Info Publik

Kuantan Singingi, Riau, ri-media.id – Sungai Kuantan bergetar, perahu-perahu panjang berpacu, dan sorak riuh rakyat membahana. Di tengah semarak Festival Pacu Jalur 2025, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan: tradisi ini bukan sekadar lomba dayung, tetapi warisan budaya bernyawa sekaligus mesin penggerak ekonomi kreatif Riau.

Dengan wajah bersemangat, Wapres tak sekadar menonton. Ia ikut menyeberangi arus menaiki perahu Bagandung (perahu gandeng), menyatu bersama rakyat dalam denyut tradisi. Dari sana, Gibran menyeru agar Pacu Jalur tidak berhenti pada simbol budaya, tapi menjadi pintu lebar bagi kebangkitan UMKM, kuliner, dan pariwisata Riau.

“Pacu Jalur adalah tradisi gotong royong, kekompakan, dan kerja keras. Ini bukan hanya milik Kuansing, tapi kebanggaan Indonesia. Saya titip, kepada kepala daerah—jangan biarkan momentum ini lewat begitu saja, jadikan Pacu Jalur sebagai prioritas pembangunan ekonomi kreatif!” tegasnya. Dilangsir dari infopublik.id

Seruan ini bukan tanpa alasan. Saat tarian dan jogetan khas festival mulai viral di media sosial, “aura farming” budaya Riau telah menembus batas, menyedot perhatian dunia. Inilah kesempatan emas yang tak boleh disia-siakan: budaya sebagai daya dorong ekonomi.

Festival Pacu Jalur kali ini pun membuktikan daya tariknya. Dari pejabat tinggi, menteri, kepala daerah, hingga duta besar negara sahabat hadir menyaksikan langsung, memberi sinyal bahwa Pacu Jalur punya magnet internasional.

Inilah wajah Indonesia sejati: ketika rakyat, budaya, dan pemimpin bertemu dalam satu denyut semangat. Pacu Jalur bukan hanya perahu panjang di Sungai Kuantan, melainkan kapal besar peradaban yang membawa harapan ekonomi kreatif Riau menuju dunia. (**)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *